Berita

Gempa Hari Ini Mengguncang Pasaman, BMKG Catat Kedalaman 7 KM

×

Gempa Hari Ini Mengguncang Pasaman, BMKG Catat Kedalaman 7 KM

Sebarkan artikel ini

Gempa di Wilayah Pasaman, Sumatera Barat

BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) melaporkan terjadinya gempa hari ini di wilayah Pasaman, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/10/2025), pukul 02:11:28 WIB. Kabupaten Pasaman merupakan salah satu daerah yang berada di Provinsi Sumatera Barat. Ibu kota kabupaten ini adalah Lubuk Sikaping.

Pasaman memiliki batas langsung dengan Provinsi Sumatera Utara di sebelah utara. Wilayahnya cukup luas dengan berbagai bentang alam seperti pegunungan, sungai, dan hutan tropis. Jarak dari Lubuk Sikaping ke Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat, sekitar 180–200 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4–5 jam perjalanan darat.

Berdasarkan informasi resmi dari akun @infoBMKG, pusat gempa berada di wilayah Pasaman, Sumatera Barat. Menurut catatan BMKG, gempa terjadi dengan kedalaman 7 km dan magnitudo 2.4. Pusat gempa berada di 23 km tenggara Pasaman, Sumatera Barat. Lokasi titik koordinat gempa adalah 0.07 LS, 100.19 BT.

Gempa dengan magnitudo 2.4 ini dikutip dari informasi resmi BMKG. Pesan singkat yang dirilis oleh akun @infoBMKG menyebutkan:

“#Gempa Mag:2.4, 15-Oct-2025 02:11:28WIB, Lok:0.07LS, 100.19BT (23 km Tenggara PASAMAN-SUMBAR), Kedlmn:7 Km #BMKG”

Skala MMI dan Dampak Gempa

BMKG juga memberikan informasi mengenai skala MMI (Modified Mercalli Intensity) untuk memperkirakan dampak gempa. Berikut penjelasannya:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipa-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Baca Juga :  Dirut Waskita Karya, Jadi Tersangka Dugaan Korupsi