Human Interest

Inara Rusli ke Mawa: Tak Bisa Beritikad Baik, Semua Diblokir

×

Inara Rusli ke Mawa: Tak Bisa Beritikad Baik, Semua Diblokir

Sebarkan artikel ini

Upaya Damai Terhambat: Inara Rusli dan Insanul Fahmi Hadapi Jalan Buntu dengan Wardatina Mawa

Jakarta Selatan – Upaya mediasi dan pencarian perdamaian antara Inara Rusli dan Wardatina Mawa, terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan suami Wardatina, Insanul Fahmi, tampaknya masih menemui jalan terjal. Inara Rusli mengungkapkan bahwa segala usaha yang dilakukan untuk mencapai titik temu masih belum membuahkan hasil yang diharapkan. Demikian pula, upaya komunikasi yang diinisiasi oleh Insanul Fahmi sendiri kepada sang istri, Wardatina, juga dilaporkan belum mendapat respons positif.

Baik Inara maupun Insanul telah mengajukan permohonan Restorative Justice (RJ) kepada pihak kepolisian terkait laporan yang diajukan oleh Wardatina Mawa. Namun, permohonan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak pelapor. Penolakan ini semakin memperumit situasi, mengingat Inara Rusli merasa bahwa permasalahan yang terjadi seharusnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sedari awal saya melihat kasus ini atau permasalahan ini, permasalahan internal keluarga sebenarnya. Jadi harusnya bisa diselesaikan secara musyawarah secara kekeluargaan,” ujar Inara Rusli kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Inara mengaku terkejut ketika Wardatina Mawa memutuskan untuk memviralkan kasus dugaan perselingkuhan suaminya dengan dirinya ke ranah publik. Ia merasa bahwa upaya perdamaian yang telah diupayakan, termasuk oleh Insanul Fahmi, tidak mendapatkan respons yang baik.

Baca Juga :  Saksi Mata Ledakan Pesawat: Pendaki Muda Pangkep di Bulusaraung

“Kita coba untuk berdamai, mengajukan RJ, baik aku dan Insan ke pihak pelapor, saudari M, tapi tidak ada respon baik gitu,” ucap Inara Rusli.

Komunikasi Terputus, Akses Diblokir

Salah satu kendala utama yang dihadapi Inara Rusli dalam upaya mediasi adalah terputusnya jalur komunikasi dengan Wardatina Mawa. Inara menyatakan bahwa ia tidak memiliki kontak pribadi Wardatina, dan lebih parah lagi, akun Instagramnya telah diblokir oleh Wardatina. Hal ini membuat Inara kesulitan untuk menunjukkan itikad baiknya dalam mewujudkan perdamaian.

“Aku terus terang enggak punya kontak saudari M, akun IG juga diblokir. Jadi kalau aku harus menunjukkan Iktikad baik untuk damai, bingung lewat siapa,” katanya santai, mengungkapkan frustrasinya atas situasi yang terjadi.

Inara juga menyoroti bagaimana upaya damai yang dilakukan oleh Insanul Fahmi justru mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan. Menurut penuturan Inara, alih-alih merespons secara konstruktif, Wardatina Mawa justru memilih untuk mengumbar percakapan pribadinya dengan Insanul ke publik melalui media sosial.

“Suami sahnya sendiri pun, Insan, juga tidak mendapatkan respons yang baik. Bahkan setiap kali di-chat, dia posting di sosial media gitu,” kata Inara Rusli, menggambarkan respons negatif yang diterima suaminya.

Harapan untuk Kedamaian dan Perlindungan Anak

Meskipun dihadapkan pada berbagai hambatan, Inara Rusli tetap mempertahankan harapannya agar permasalahan ini dapat berakhir secara damai. Ia sangat menekankan pentingnya agar tidak ada pihak yang tersakiti dalam proses ini, terutama anak-anak yang menjadi korban dari konflik rumah tangga orang tua mereka.

Baca Juga :  Profil Paulo Renato Duarte: Asisten Tavares di Persebaya, Jejak Crystal Palace

“Satu hal yang jelas penginnya semua berjalan secara damai ya. pengin hidup tenang. Penginnya proses hukum ini bisa berjalan dengan lancar dan damai,” pungkasnya, menegaskan prioritas utamanya adalah menciptakan kedamaian dan ketenangan.

Akar Permasalahan dan Upaya Hukum Balik

Permasalahan ini berawal dari dugaan Inara Rusli sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Merasa dirugikan, Wardatina Mawa kemudian melaporkan Inara ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan. Sebagai bukti awal, Wardatina melampirkan rekaman CCTV dari rumah pribadi Inara Rusli yang diduga menunjukkan kedekatan antara Inara dan Insanul.

Menanggapi laporan tersebut, Inara Rusli tidak tinggal diam. Ia justru melakukan langkah hukum balik dengan melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri. Inara menuding bahwa rekaman CCTV yang dijadikan bukti oleh Wardatina diambil tanpa izin dari perangkat pribadinya oleh pihak ketiga, sebelum akhirnya jatuh ke tangan Wardatina Mawa. Laporan balik ini menunjukkan bahwa Inara merasa ada pelanggaran privasi yang dilakukan terhadapnya, dan ia berupaya untuk menuntut keadilan melalui jalur hukum.