Jakarta Terendam Banjir, Operasional Transportasi Publik Terganggu Hebat
Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota sejak dini hari pada Senin (12/1) pagi telah menimbulkan genangan air di berbagai titik, secara signifikan mengganggu operasional transportasi publik di Jakarta. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) secara resmi mengonfirmasi adanya keterlambatan keberangkatan bus di sejumlah koridor utama dan rute Mikrotrans. Gangguan ini disebabkan oleh kepadatan lalu lintas yang parah akibat genangan air yang meluas.
Kondisi ini merupakan imbas langsung dari curah hujan yang tinggi, yang memicu tergenangnya 6 Rukun Tetangga (RT) dan melumpuhkan 4 ruas jalan utama. Titik banjir terparah dilaporkan mencapai ketinggian 95 sentimeter di kawasan Pasar Minggu, menciptakan pemandangan yang mengkhawatirkan bagi para pengguna jalan.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi, memberikan penjelasan mengenai situasi yang terjadi. Ia menguraikan bahwa cuaca ekstrem pada Senin pagi memicu kemacetan lalu lintas yang luar biasa padat, yang pada gilirannya menghambat pergerakan armada bus Transjakarta.
“Dampak hujan deras dan genangan air pada Senin pagi ini memicu kepadatan lalu lintas yang signifikan di beberapa wilayah Jakarta. Hal ini secara langsung menyebabkan keterlambatan kedatangan bus di berbagai koridor,” ungkap Tjahyadi pada Senin (12/1).
Daftar Koridor dan Rute Layanan yang Mengalami Gangguan
Bagi seluruh warga Jakarta yang berencana untuk beraktivitas pada hari tersebut, penting untuk mengetahui daftar layanan Transjakarta yang mengalami gangguan operasional akibat banjir. Informasi ini diharapkan dapat membantu para pengguna dalam merencanakan perjalanan mereka dan meminimalkan ketidaknyamanan.
Koridor Utama yang Terdampak:
- Koridor 5
- Koridor 7
- Koridor 9
- Koridor 10
Rute Pengumpan (Feeder) yang Mengalami Keterlambatan:
- Rute 5C
- Rute 7C
- Rute 7D
- Rute 7P
- Rute 7W
- Rute 9A
- Rute 9C
- Rute B41
- Rute D11
Layanan Mikrotrans yang Terhambat:
Sejumlah rute angkutan lingkungan yang dikenal sebagai Mikrotrans juga dilaporkan mengalami hambatan serupa dalam operasionalnya, menambah daftar panjang gangguan transportasi publik akibat banjir.
Tjahyadi turut menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh pengguna Transjakarta atas kendala yang terjadi di lapangan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan kami. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati selama melakukan perjalanan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” imbuhnya.
Detail Genangan Air dan Upaya Penanganan
Hujan deras yang tidak kunjung reda sejak dini hari telah mengakibatkan sejumlah titik strategis di Ibu Kota terendam air. Hingga pukul 09.00 WIB pada Senin (12/1), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa total 6 RT dan 4 ruas jalan di wilayah Jakarta tergenang banjir. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai hampir satu meter.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi data tersebut. “Saat ini tercatat ada 6 RT dan 4 ruas jalan yang masih tergenang air,” ujar Yohan pada Senin (12/1).
Yohan merinci bahwa genangan air tersebut tersebar di beberapa wilayah, meliputi Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Di Jakarta Selatan, banjir dilaporkan terjadi di 4 titik yang merupakan kawasan pemukiman warga. Sementara itu, di Jakarta Utara, tingginya curah hujan menyebabkan dua RT terendam banjir.
Berikut adalah beberapa ruas jalan yang dilaporkan tergenang air:
- Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
- Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
- Jalan Rorotan 10 (tepatnya di depan Masjid Tanwirul Ikhsan), Kelurahan Rorotan
- Jalan Taman Stasiun, Kelurahan Tanjung Priok
Saat ini, personel gabungan yang terdiri dari BPBD dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) masih terus bekerja keras di lapangan. Mereka berupaya melakukan penyedotan air di titik-titik banjir untuk mempercepat penurunan ketinggian air dan mengembalikan kelancaran arus lalu lintas.
Bagi warga yang mungkin terjebak dalam kondisi darurat akibat cuaca ekstrem ini dan membutuhkan bantuan segera, dapat menghubungi Call Center 112. Layanan darurat ini siap siaga untuk memberikan respons dan bantuan yang diperlukan.

















