Jay Idzes, bek andalan tim nasional Indonesia, menampilkan performa yang patut diapresiasi meskipun Sassuolo harus menelan kekalahan dari Napoli dalam lanjutan Serie A musim 2025-2026. Pertandingan yang digelar di markas Napoli, Stadion Diego Armando Maradona, pada Sabtu, 17 Januari 2026, berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan tuan rumah. Gol tunggal yang dicetak oleh Stanislav Lobotka menjadi pembeda dalam laga tersebut, membuat Sassuolo harus pulang dengan tangan hampa.
Evaluasi Performa Jay Idzes
Meskipun timnya gagal meraih poin, Jay Idzes dinilai telah memberikan kontribusi signifikan di lini pertahanan Sassuolo. Sebagai pemain yang kerap menjadi andalan, Idzes mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir. Ia merasa timnya telah bermain dengan baik dan menunjukkan kesiapan secara defensif, namun mengakui adanya kekurangan dalam aspek serangan yang membuat mereka gagal mencetak gol.
“Kami bermain sangat baik dan menjalani pertandingan yang bagus,” ujar Idzes usai pertandingan. “Kami berhasil menahan serangan Napoli dengan sangat baik, yang berarti kami siap secara defensif, tetapi ada sesuatu yang kurang karena kami perlu mencetak gol,” tambahnya.
Penampilan melawan Napoli menandai penampilan ke-55 Idzes di Serie A. Perjalanannya di kasta tertinggi sepak bola Italia dimulai bersama Venezia, di mana ia mencatatkan 35 pertandingan, sebelum kemudian bergabung dengan Sassuolo dan telah memainkan 20 laga untuk klub barunya tersebut.
Media Italia, khususnya Tutto Sassuolo, memberikan penilaian positif terhadap performa Idzes dalam laga tersebut. Ia mendapatkan nilai 6,5, sebuah angka yang cukup baik, terutama karena berhasil meredam pergerakan penyerang Napoli, Rasmus Hojlund, yang dikenal sebagai mesin gol berbahaya.
Deskripsi performa Idzes dari media tersebut menyebutkan, “Dia berpatroli di area tersebut dan mengamankannya, menahan pergerakan Hojlund sekaligus mencoba mengantisipasinya tanpa memberi mantan striker United itu terlalu banyak ruang di lini pertahanan.” Pujian ini menegaskan peran krusial Idzes dalam menjaga kedalaman pertahanan Sassuolo.
Statistik Gemilang di Lini Belakang
Selama 90 menit penuh ia bermain melawan Napoli, Jay Idzes menunjukkan efektivitasnya dengan mencatatkan satu tekel sukses dan tiga intersep. Catatan lain yang menunjukkan kontribusinya adalah satu sapuan bola bersih.
Di sisi lain, penjagaan ketat yang dilakukan Idzes tampaknya membuat frustrasi penyerang Napoli, Rasmus Hojlund. Hojlund hanya mampu melepaskan satu tembakan sepanjang pertandingan, meskipun bermain penuh. Ia juga tercatat dua kali kehilangan bola, sebuah indikasi bagaimana Idzes berhasil membatasi ruang gerak dan pengaruhnya di lini serang.
Posisi Klasemen Tim
Hasil kekalahan dari Sassuolo membuat Napoli tetap berada di posisi ketiga klasemen Serie A dengan mengumpulkan 43 poin dari 21 pertandingan. Mereka bersaing ketat dengan Inter Milan yang memimpin klasemen dengan 49 poin dan AC Milan yang juga mengoleksi 43 poin.
Sementara itu, Sassuolo harus puas berada di peringkat ke-12 dengan raihan 23 poin. Posisi ini menunjukkan bahwa mereka masih perlu berjuang untuk memperbaiki peringkat di sisa musim kompetisi.
Perjalanan Karir Jay Idzes di Italia
Petualangan Jay Idzes di sepak bola Italia dimulai pada tahun 2023 ketika ia bergabung dengan Venezia. Bersama klub berjulukan Leoni Alati tersebut, Idzes berhasil memberikan kontribusi penting dalam membawa tim promosi ke Serie A. Namun, nasib berkata lain, Venezia kembali terdegradasi ke Serie B pada akhir musim 2024-2025.
Tidak ikut serta kembali ke Serie B, Idzes kemudian menerima tawaran dari Sassuolo, menandai babak baru dalam karirnya di kasta tertinggi sepak bola Italia. Keputusannya bergabung dengan Sassuolo membuktikan ambisinya untuk terus bermain di level kompetisi tertinggi dan membuktikan kemampuannya di Serie A. Dengan performa yang terus menunjukkan peningkatan, Jay Idzes menjadi salah satu aset berharga bagi Sassuolo dan terus menjadi sorotan dalam perjalanannya di Italia.

















