Berita

Kapan Sanksi Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027? Ini Jawaban AFC

×

Kapan Sanksi Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027? Ini Jawaban AFC

Sebarkan artikel ini

Malaysia Memimpin Klasemen Grup F, Tapi Masih Diambang Ancaman Sanksi

Timnas Malaysia kini menjadi salah satu tim yang paling berpeluang untuk melaju ke putaran final Piala Asia 2027. Saat ini, mereka memimpin klasemen Grup F dengan rekor sempurna, mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan yang telah dijalani. Kemenangan demi kemenangan yang diraih membuat Malaysia semakin dekat dengan tiket menuju Arab Saudi pada Januari 2027.

Beberapa hasil penting yang membawa Malaysia ke posisi teratas antara lain adalah kemenangan telak atas Vietnam dengan skor 4-0 di Stadion Shah Alam pada Juni lalu. Sebelumnya, mereka juga berhasil mengalahkan Nepal dengan skor 2-0 di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, pada Maret lalu. Di bulan ini, skuad Harimau Malaya kembali menunjukkan dominasi mereka dengan meraih dua kemenangan atas Laos masing-masing dengan skor 3-0 dan 5-1.

Dengan situasi saat ini, Malaysia berada di posisi aman dalam perburuan gelar juara grup. Namun, ada ancaman besar yang bisa mengubah situasi tersebut. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sedang menghadapi sanksi dari FIFA terkait kasus pemalsuan dokumen oleh tujuh pemain naturalisasi yang tampil dalam pertandingan melawan Nepal dan Vietnam.

Baca Juga :  Resmi! 33 Pemain Dipilih untuk Timnas Indonesia U-23 Jelang SEA Games 2025

FIFA menemukan bukti bahwa ketujuh pemain tersebut tidak memiliki garis keturunan Malaysia yang sah. Akibatnya, kemenangan Malaysia atas Nepal dan Vietnam terancam dibatalkan jika FAM terbukti bersalah. Selain itu, Malaysia juga berpotensi kehilangan enam poin jika dinyatakan kalah 0-3 dari kedua tim tersebut.

AFC, sebagai otoritas yang berwenang, akan memberikan hukuman terkait kasus ini kepada Malaysia. Namun, AFC mengaku masih menghadapi kendala waktu dalam mengambil keputusan. Mereka akan menunggu FAM menempuh semua jalur hukum sebelum memutuskan nasib timnas.

Proses hukum tersebut mencakup banding ke Komite Disiplin FIFA dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sekretaris Jenderal AFC dari Malaysia, Datuk Seri Windsor John, menyampaikan bahwa AFC hanya akan memulai peninjauan disiplin setelah keputusan FIFA dan CAS diambil.

“Setelah keputusan akhir, baik dari Komite Banding FIFA maupun CAS, kami akan menganggapnya sebagai keputusan definitif. Semuanya bergantung pada proses banding FAM,” ujar Windsor.

Baca Juga :  Gatras Batam Tetap Akan Menolak Kenaikkan Tarif Listrik.

Ia juga menyebutkan bahwa berkas kasus akan diberikan kepada AFC untuk ditinjau dan kemudian diambil tindakan yang sesuai dalam konteks konsekuensi keputusan FIFA. “Jadi, begitulah cara komite disiplin akan meninjau berkas kasus dan kemudian melihat area mana saja yang telah dilanggar.”

Windsor mengakui bahwa pihaknya menghadapi kendala waktu sebelum memulai peninjauan disiplin terhadap FAM. Ia berharap semua proses hukum dan banding yang dilakukan oleh FAM akan selesai sebelum 31 Maret tahun depan.

Pasalnya, pengundian grup Piala Asia 2027 akan digelar pada 31 Maret setelah seluruh laga kualifikasi berakhir. “Bagi kami, ada kendala waktu karena pengundian akan dilakukan setelah pertandingan terakhir (babak kualifikasi) Piala Asia, yaitu pada tanggal 31 Maret.”

“Setelah pertandingan terakhir, kami akan mulai mempersiapkan pengundian. Jadi untuk pengundian, kami membutuhkan tim dari grup Malaysia, tim mana yang akan lolos. Makanya, kami harus menyelesaikan semuanya paling lambat 31 Maret, semoga,” kata Windsor.