Kebun Binatang Umumkan Kematian Mendadak dan Tragis Jerapah Kesayangan akibat Kecelakaan Fatal.
Tribunnewsmaker – Kebun Binatang Toronto tengah berduka setelah kehilangan salah satu penghuni yang paling dicintai akibat sebuah kecelakaan tragis.
Berikut kecelakaan tragis di kebun binatang renggut nyawa jerapah
Melalui unggahan di Facebook pada Jumat, 2 Januari 2025, pihak kebun binatang mengumumkan bahwa Kiko, seekor jerapah Masai jantan berusia 13 tahun, meninggal dunia sehari sebelumnya. Kepergian Kiko disebut sebagai kehilangan besar yang terjadi secara mendadak dan sangat menyedihkan.
“Awal tahun 2026 menjadi sangat memilukan bagi kami dengan kepergian Kiko secara tiba-tiba dan tragis,” tulis pihak kebun binatang dalam pernyataannya.
Menurut penjelasan kebun binatang, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore ketika Kiko diperbolehkan memasuki area tambahan di habitatnya. Sebagai hewan yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, Kiko mulai menjelajahi area tersebut. Namun, secara tidak sengaja ia terjebak di sebuah pintu yang saat itu sedang terbuka.
Pihak kebun binatang menjelaskan bahwa jerapah Masai memiliki struktur tubuh yang unik. Kepala mereka relatif ramping dan ditopang oleh leher yang sangat panjang sekitar enam kaki yang dapat bergerak ke berbagai arah dengan cepat. Kondisi inilah yang membuat posisi kepala jerapah dapat berubah dengan mudah, tetapi juga meningkatkan risiko cedera dalam situasi tertentu.
“Meskipun tim kami segera bertindak, Kiko sempat panik dan mengalami cedera serius yang, akibat anatomi khas jerapah, berujung fatal,” lanjut pernyataan tersebut.
Staf perawatan hewan mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka menekankan bahwa prosedur pemindahan jerapah telah dilakukan ribuan kali sebelumnya tanpa pernah terjadi insiden serupa. Dalam beberapa bulan terakhir, Kiko juga sedang menjalani perawatan akibat cedera pada kuku atau kakinya, dan tim perawat optimistis ia akan pulih sepenuhnya.

Saat ini, Tim Layanan Kesehatan dan Keselamatan Kebun Binatang Toronto tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kecelakaan tersebut. Hasil penyelidikan nantinya akan digunakan untuk meningkatkan prosedur keselamatan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Dalam pernyataannya, kebun binatang juga menyoroti kondisi jerapah Masai di alam liar. Spesies ini dulunya merupakan jenis jerapah yang paling banyak ditemukan, namun kini populasinya menurun drastis menjadi sekitar 43.000 ekor. Pada tahun 2018, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menetapkan jerapah Masai sebagai spesies terancam punah setelah mengalami penurunan populasi hampir 50 persen dalam 30 tahun terakhir.
Kiko merupakan bagian dari program pengembangbiakan kooperatif dan direkomendasikan untuk dikawinkan dengan jerapah betina bernama Mstari. Selama hidupnya, Kiko telah menjadi ayah dari dua anak jerapah, dan anak ketiganya diperkirakan akan lahir pada awal tahun ini. Kebun Binatang Toronto memastikan akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada Mstari selama masa akhir kehamilannya.
Pernyataan tersebut ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk turut mendoakan staf dan para relawan kebun binatang yang sedang berduka, serta mengenang Kiko sebagai jerapah istimewa yang telah menyentuh hati banyak orang.
Tribunnewsmaker | People.com | Aleyda Salsa Sabillawati

















