Pelatih Tim Nasional U-22 Vietnam, Kim Sang-sik, telah menetapkan pandangan ambisius pasca kesuksesan timnya mengamankan medali emas di ajang SEA Games 2025. Kemenangan dramatis atas Tim Nasional U-22 Thailand di partai final, di mana Vietnam sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui babak perpanjangan waktu, menandai pencapaian monumental bagi sang pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Prestasi di SEA Games 2025 ini melengkapi daftar panjang kesuksesan Kim Sang-sik bersama timnas Vietnam. Sebelumnya, ia telah berhasil mempersembahkan dua gelar bergengsi lainnya, yaitu ASEAN Cup 2024 dan ASEAN Cup U-23 2025. Namun, alih-alih berpuas diri dengan raihan tersebut, Kim Sang-sik justru melihat kemenangan ini sebagai titik awal untuk tantangan yang lebih besar.
Menetapkan Standar Baru di Panggung Asia
Kim Sang-sik secara tegas menyatakan bahwa pencapaian di SEA Games bukanlah puncak dari perjalanan timnya. Ia bertekad untuk terus mendorong dirinya sendiri dan para pemainnya agar mampu tampil lebih kompetitif di kancah internasional, khususnya di tingkat Asia.
“Saya berharap kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi Timnas U-22 Vietnam,” ujar Kim Sang-sik. “Alih-alih berpuas diri, saya merasa bertanggung jawab untuk menetapkan standar yang lebih tinggi lagi bagi para pemain. Saya akan terus menantang diri saya sendiri dan para pemain agar Vietnam bisa lebih kompetitif di panggung Asia.”
Target Dua Turnamen Besar di Asia
Dalam waktu dekat, Kim Sang-sik telah mengidentifikasi dua turnamen besar di pentas Asia yang menjadi target utama timnya: Piala Asia U-23 2026 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi, dan Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
“Kemenangan baru-baru ini bukan hanya hasil dari upaya staf pelatih, tetapi juga waktu dan usaha yang dicurahkan oleh seluruh tim. Ini mencerminkan persiapan matang para pemain, kepercayaan diri mereka, dan semangat tim mereka,” jelas Kim Sang-sik. “Kita akan menghadapi tantangan yang lebih besar di luar Asia Tenggara, seperti Piala Asia U-23 2026 atau Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang tahun depan.”
Kepercayaan pada Pemain Kunci Sukses
Kim Sang-sik menegaskan bahwa keberhasilan Vietnam meraih medali emas di SEA Games 2025 bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan semata. Menurutnya, pondasi kesuksesan tersebut terletak pada keyakinan dan prinsip yang selalu ia pegang teguh: percaya pada kemampuan para pemainnya.
“Tidak ada keajaiban,” tegas Kim Sang-sik. “Meskipun setiap turnamen menuntut hal yang berbeda, saya tidak pernah mengubah prinsip saya untuk percaya dan menaruh kepercayaan pada para pemain. Sebagai seorang pelatih, merupakan suatu kehormatan untuk dapat meninggalkan jejak yang berarti dalam sejarah sepak bola suatu bangsa. Pada akhirnya, sepak bola adalah tentang menaklukkan potensi manusia.”
Persiapan Matang Menuju Piala Asia U-23 2026
Menghadapi tantangan di Piala Asia U-23 2026, Kim Sang-sik dan skuatnya akan segera berkumpul kembali. Latihan intensif dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 23 Desember di Hanoi.
Ajang Piala Asia U-23 2026, yang akan berlangsung pada Januari 2026, menempatkan Vietnam dalam grup yang cukup menantang. Timnas U-23 Vietnam tergabung di Grup A bersama tim-tim kuat lainnya, yaitu Arab Saudi, Yordania, dan Kirgistan.
Jadwal pertandingan Vietnam di fase grup adalah sebagai berikut:
* 6 Januari: Vietnam U-23 vs Yordania U-23
* 9 Januari: Vietnam U-23 vs Kirgistan U-23
* 12 Januari: Vietnam U-23 vs Arab Saudi U-23
Pada edisi terakhir Piala Asia U-23 tahun lalu, langkah Vietnam terhenti di babak perempat final setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak. Dengan pengalaman tersebut dan semangat baru di bawah kepemimpinan Kim Sang-sik, Vietnam bertekad untuk melangkah lebih jauh di turnamen edisi mendatang. Fokus pada pengembangan pemain, penguatan mental, dan strategi yang matang akan menjadi kunci bagi Vietnam untuk mengukir sejarah baru di kancah sepak bola Asia.

















