Berita

Komjen Purn Dharma Pongrekun: Bjorka Masih Buron, Bocorkan Lokasi Hacker

×

Komjen Purn Dharma Pongrekun: Bjorka Masih Buron, Bocorkan Lokasi Hacker

Sebarkan artikel ini

Penangkapan Hacker Bjorka Dikritik oleh Mantan Wakil Kepala BSSN

Komjen Purn Dharma Pongrekun, mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait penangkapan hacker Bjorka. Ia menyatakan bahwa sosok yang ditangkap oleh polisi bukanlah Bjorka asli. Menurutnya, penangkapan tersebut bisa disebut sebagai drama.

Dharma Pongrekun menjelaskan bahwa ia mendapatkan informasi dari temannya bahwa Bjorka asli masih bebas dan belum tertangkap oleh pihak berwajib. Ia juga menyampaikan bahwa Bjorka yang sebenarnya tidak berada di Indonesia. Informasi ini diperoleh melalui pesan WhatsApp yang baru saja dikirim oleh temannya.

Hacker yang dikenal dengan julukan Bjorka disebut-sebut menjadi target utama dalam operasi kepolisian. Polda Metro Jaya berhasil menangkap WFT (22) pada 23 September 2025. Ia berasal dari Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Namun, Dharma Pongrekun mengungkapkan bahwa penangkapan ini tidak mencerminkan realitas sebenarnya.

“Jika benar-benar Bjorka asli, maka dia sudah ditangkap,” ujarnya. Menurut Dharma, penangkapan ini hanya sebuah tindakan dramatis tanpa dasar yang jelas.

Profil Komjen Purn Dharma Pongrekun

Komjen Purn Dharma Pongrekun adalah seorang purnawirawan perwira tinggi (pati) Polri. Ia pensiun dari Korps Bhayangkara pada tahun 2024. Jabatan terakhirnya di Polri adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala BSSN.

Baca Juga :  Nah, Bupati Bintan Tanggapi Terkait Surat Silaturahim Muallaf Center

Dharma lahir di Palu, Sulawesi Tengah, pada tanggal 12 Januari 1966. Ia lulus Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1988. Nama lengkapnya adalah Komjen. Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum.

Karier Dharma Pongrekun sangat panjang dan beragam. Ia memulai kariernya sebagai Pamen Polda Bengkulu. Selama masa dinasnya, ia pernah menjabat beberapa posisi strategis seperti Kasat II Dit Narkoba Polda Bengkulu, Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, dan beberapa jabatan lain di Bareskrim Polri.

Pada 2018, Dharma dimutasi ke BSSN sebagai Pati Bareskrim Polri. Di sana, ia menjabat sebagai Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN. Pada 2019, ia diangkat sebagai Wakil Kepala BSSN. Setelah itu, ia kembali ke Lemdiklat Polri sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri.

Setelah pensiun, Dharma Pongrekun mencoba untuk maju sebagai calon Gubernur Jakarta dalam Pilgub 2024. Ia maju secara independen bersama Kun Wardana, tetapi gagal meraih kursi gubernur setelah hanya memperoleh 459.230 suara.

Harta Kekayaan Dharma Pongrekun

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK, Dharma Pongrekun memiliki total harta sebesar Rp10,9 miliar. Ia terakhir kali melaporkan hartanya pada 24 Agustus 2025.

Baca Juga :  Perhatian, Pesan Serius PJ Kades Usai Mediasi Lahan Galang Batang

Berikut rincian harta kekayaan milik Dharma Pongrekun:

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN

Rp. 10.280.245.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 400 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HIBAH DENGAN AKTA

Rp. 3.598.000.000

2. Tanah Seluas 180 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI

Rp. 1.401.900.000

3. Tanah Seluas 64 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HIBAH DENGAN AKTA

Rp. 490.120.000

4. Tanah Seluas 495 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HIBAH DENGAN AKTA

Rp. 3.790.225.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 91 m2/80 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , LAINNYA

Rp. 1.000.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN

Rp. 569.500.000

1. MOTOR, HONDA CB150 Tahun 2016, HASIL SENDIRI

Rp. 9.500.000

2. MOBIL, AVANZA MINIBUS Tahun 2018, HASIL SENDIRI

Rp. 160.000.000

3. MOBIL, FORTUNER VRZ JEEP Tahun 2019, HASIL SENDIRI

Rp. 400.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA

Rp. —-

D. SURAT BERHARGA

Rp. —-

E. KAS DAN SETARA KAS

Rp. 56.000.000

F. HARTA LAINNYA

Rp. —-

Sub Total

Rp. 10.905.745.000

II. HUTANG

Rp. —-

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III)

Rp. 10.905.745.000