Berita

Luar Biasa, Hashimoto Juara Dunia Senam di Jakarta

×

Luar Biasa, Hashimoto Juara Dunia Senam di Jakarta

Sebarkan artikel ini



JAKARTA – Pesenam artistik asal Jepang, Daiki Hashimoto, berhasil meraih gelar juara dalam nomor all round pada 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship 2025.

Pertandingan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Rabu (22/10). Atlet yang lahir pada 7 Agustus 2001 itu mampu mengumpulkan total poin sebesar 85.131, sehingga naik ke podium tertinggi.

Kemenangan ini menjadi medali emas ketiga secara beruntun bagi Daiki Hashimoto setelah sebelumnya sukses meraih gelar juara di Liverpool 2022 dan Antwerp 2023.

Di posisi kedua, pesenam China, Zhang Boheng, meraih medali perak dengan total poin 84.333. Sementara itu, perunggu diraih oleh Noe Seifert dari Swiss dengan poin sebesar 82.831 dari enam apparatus yang dilombakan.

Wakil Asia mendominasi lima besar klasemen akhir nomor all round pada ajang FIG Artistic Gymnastics World Championship. Hanya satu atlet dari Benua Eropa, yaitu Noe Seifert, yang mampu menembus lima besar dan membawa pulang medali perunggu.

Baca Juga :  Sekolah Rusak di Bandung Barat Tak Kunjung Diperbaiki, Siswa Belajar Bergiliran

Sementara itu, wakil Indonesia yang turun dalam nomor all round hanya Abiyu Raffi. Pria asal Riau tersebut finis di posisi ke-48 setelah mengumpulkan poin sebesar 69.197.

Berikut adalah klasemen akhir MAG All Round Jakarta Gymnastics 2025:

  1. Daiki Hashimoto (JPN) – 85.131
  2. Zhang Boheng (CHN) – 84.333
  3. Noe Seifert (SUI) – 82.831
  4. Shi Cong (CHN) – 82.297
  5. Shinnosuke Oka (JPN) – 81.797
  6. Angel Barajas (COL) – 81.432
  7. Daniel Marinov (AIN) – 80.766
  8. Krisztofer Meszaros (HUN) – 80.664
  9. Caio Souza (BRA) – 80.530
  10. Florian Langenegger (SUI) – 79.599
  11. Jesse Moore (AUS) – 79.197
  12. Anthony Masard (FRA) – 78.898
  13. Ryu Sunghyun (KOR) – 78.331
  14. Robert Kirmes (FIN) – 77.865
  15. Joel Plata (ESP) – 77.832
  16. Felix Dolci (CAN) – 77.332
  17. Diogo Soares (BRA) – 77.264
  18. Sebastian Sponevik (NOR) – 76.864
  19. Timo Eder (GER) – 76.799
  20. Akseli Karsikas (FIN) – 76.598
  21. Thierno Diallo (ESP) – 76.165
  22. Vladyslav Hryko (UKR) – 74.631
  23. Omar Mohamed (EGY) – 73.364
  24. Dagur Kari Olafsson (ISL) – 73.332
Baca Juga :  Semen Padang FC Ubah Tim Pelatih, Bawa Semangat dan Strategi Baru!

Dalam ajang ini, pesenam dari berbagai negara bersaing ketat untuk memperoleh posisi terbaik. Hasil yang diraih Daiki Hashimoto menunjukkan dominasi atlet Asia dalam kompetisi ini.

Selain itu, kinerja atlet dari negara-negara lain juga menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Medali perak dan perunggu yang diraih oleh Zhang Boheng dan Noe Seifert menunjukkan bahwa para pesenam tidak hanya unggul dalam teknik, tetapi juga dalam pengambilan poin.

Ketangguhan Daiki Hashimoto dalam menjalani enam apparatus menjadi faktor utama dalam meraih gelar juara. Ia mampu menjaga konsistensi dan kestabilan selama pertandingan, sehingga mampu mengungguli pesaing-pesaingnya.

Meski hanya satu atlet Indonesia yang turut serta dalam nomor all round, partisipasi ini tetap menjadi langkah penting dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional. Dengan adanya ajang internasional seperti ini, peluang untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan atlet lokal semakin terbuka.