Duel Ulang Real Madrid dan Benfica: Balas Dendam di Babak Play-off Liga Champions
Babak play-off Liga Champions musim ini menyajikan duel yang sangat dinantikan: pertemuan kembali antara raksasa Spanyol, Real Madrid, dengan klub Portugal, Benfica. Hasil undian yang digelar pada Jumat (30/1/2026) secara dramatis mempertemukan kedua tim ini dalam perebutan satu tiket menuju babak 16 besar kompetisi paling prestisius di Eropa.
Kekalahan pahit yang dialami Real Madrid di kandang Benfica pada Rabu (28/1/2026) masih menyisakan luka mendalam bagi para penggemar Los Blancos. Dalam laga terakhir fase grup, tim asuhan Jose Mourinho tersebut berhasil mempermalukan raksasa asal Madrid dengan skor telak 2-4 di Estadio da Luz, Lisbon.

Hasil yang mengejutkan ini berbuntut pada kegagalan Real Madrid mengamankan posisi di delapan besar klasemen grup, yang seharusnya memberikan mereka tiket langsung ke babak 16 besar. Anak-anak asuh Alvaro Arbeloa harus rela terpeleset keluar dari zona aman tersebut, finis hanya satu tingkat dan satu angka di bawah target yang diharapkan.
Menanggapi situasi ini, legenda Real Madrid yang kini menjabat sebagai kepala humas klub, Emilio Butragueno, menyuarakan optimisme. Ia berharap petir tidak akan menyambar di tempat yang sama untuk kedua kalinya. Butragueno berjanji bahwa pertemuan kali ini akan berakhir dengan skenario yang berbeda.
Keyakinan ini didasari oleh format pertandingan play-off yang berbeda dengan fase grup. Berbeda dengan pertandingan tunggal di fase grup, babak play-off dimainkan dalam dua leg. Real Madrid, yang berstatus sebagai tim unggulan, akan memulai perjuangan mereka dengan bertandang ke markas Benfica terlebih dahulu pada Selasa (17/2/2026). Kemudian, pada leg kedua, Santiago Bernabeu akan menjadi saksi kembalinya Jose Mourinho bersama pasukannya dalam laga yang akan digelar Rabu (25/2/2026).
Para pemain Real Madrid, termasuk bintang muda seperti Kylian Mbappe, dipercaya akan tampil trengginas dan menunjukkan performa terbaik mereka di hadapan para pendukung setia di Santiago Bernabeu.
Strategi dan Harapan Butragueno untuk Lolos
Emilio Butragueno mengungkapkan pandangannya mengenai duel mendatang. “Kami akan kembali ke Lisbon. Lucunya, kami belum pernah bertanding melawan Benfica selama 60 tahun, dan sekarang menghadapi mereka tiga kali dalam sebulan,” ujar Butragueno, mantan bomber legendaris yang dijuluki “Si Burung Nasar”.
Ia menambahkan, “Kami perlu mendapatkan hasil yang baik. Beberapa hari yang lalu mereka bermain sangat baik dan menunjukkan kekuatannya. Hal itu harus membantu kami mempersiapkan diri dengan baik untuk leg pertama.”
Butragueno menekankan pentingnya persiapan dan mentalitas yang tepat. “Tim perlu mendapatkan hasil yang baik, dan dengan dukungan Bernabeu, kami akan lolos ke babak 16 besar,” tuturnya penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Butragueno berharap jeda waktu yang tersedia sebelum pertandingan tandang ke Lisbon cukup untuk memulihkan kondisi para pemain yang sedang cedera. Pada pertandingan sebelumnya di kandang Benfica, Real Madrid terpaksa bermain tanpa kekuatan penuh karena absennya sejumlah pemain kunci.
“Kami harus mendekati pertandingan dengan mentalitas untuk mencoba memenangkannya,” lanjut Butragueno, mengutip pernyataan dari A Bola. “Kami adalah tim yang selalu bermain untuk menang. Tim memiliki keuntungan leg kedua di stadion kami.”
“Akan tetapi, kami harus mengirim pesan di pertandingan pertama dan menunjukkan bahwa tim ini datang untuk menang. Kami memiliki para pemain serang yang bisa menentukan pertandingan kapan saja dan harus memanfaatkan itu. Tim harus solid secara defensif, tetapi kita juga tahu bahwa sebagian kekuatan kami berasal dari serangan dan kami harus memanfaatkan sepenuhnya,” pungkasnya.
Pengalaman di Babak Play-off Musim Lalu
Musim lalu, Real Madrid juga pernah merasakan atmosfer babak play-off Liga Champions setelah gagal finis di delapan besar. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bukti ketangguhan mereka.
Dalam perjalanan mereka di babak gugur musim lalu, Real Madrid berhasil menyingkirkan tim kuat Manchester City untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar. Langkah mereka kemudian terhenti di babak perempat final oleh Arsenal. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi Los Blancos dalam menghadapi Benfica di babak play-off kali ini.
Analisis Pertandingan dan Potensi
Pertemuan antara Real Madrid dan Benfica ini bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola, melainkan juga pertarungan strategi dan mentalitas.
Kekuatan Real Madrid:
- Kedalaman skuad yang mumpuni.
- Kemampuan individu pemain penyerang yang dapat mengubah jalannya pertandingan.
- Pengalaman bermain di fase gugur Liga Champions.
- Keuntungan bermain di kandang pada leg kedua.
Kekuatan Benfica:
- Performa impresif di fase grup yang mengalahkan Real Madrid.
- Semangat juang dan motivasi tinggi untuk membuktikan diri.
- Dukungan penuh dari publik tuan rumah di leg pertama.
- Taktik jitu yang diterapkan Jose Mourinho.
Real Madrid jelas memiliki ambisi besar untuk melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini. Namun, mereka tidak boleh meremehkan kekuatan Benfica yang telah membuktikan mampu memberikan kejutan. Strategi yang matang, fokus pada setiap detail pertandingan, dan kemampuan untuk bangkit dari tekanan akan menjadi kunci bagi kedua tim dalam perebutan tiket babak 16 besar. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama.

















