Kisah Pernikahan Singkat Influencer Brocil dan Annisa Said: Dari Hadiah Rumah Mewah hingga Isu Emas Palsu
Pernikahan influencer yang dikenal dengan nama Brocil, Muhammad Arfan Sulseltara (33), dengan Annisa Said, baru menginjak usia tiga bulan, namun kabar tak sedap mulai berhembus. Pasangan yang sempat menjadi sorotan publik karena kemeriahan pernikahannya, kini dikabarkan telah berpisah rumah. Peristiwa ini memunculkan berbagai spekulasi dan kontroversi, termasuk tudingan mengenai mahar yang diberikan Brocil.
Pernikahan Brocil dan Annisa Said dilangsungkan pada Minggu, 28 September 2025, di Gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh penting.
Salah satu tamu undangan yang paling mencuri perhatian adalah Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, beserta istrinya, Narny Helmi Kwarta. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi juga membawa hadiah yang sangat istimewa: sebuah sertifikat rumah siap huni yang dibingkai dengan apik. Hadiah ini tentu saja menambah kesan mewah dan penuh perhatian pada hari bahagia pasangan influencer tersebut.
Brocil, dengan nama asli Muhammad Arfan Sulseltara, adalah seorang influencer yang cukup populer di Sulawesi Selatan. Ia memiliki pengikut yang cukup banyak di akun Instagramnya, yaitu 107 ribu followers. Laki-laki kelahiran 17 Desember 1992 ini dikenal dengan gaya khasnya yang menghibur dan logat Bugis yang kental. Sebelum terjun ke dunia influencer, Brocil diketahui memiliki pengalaman kerja yang cukup panjang, termasuk menjadi pembagi roti di sebuah kedai selama delapan tahun. Ia mulai dikenal luas di Makassar sejak tahun 2018 setelah videonya saat menjadi pelayan dan supir bus di kedai roti menjadi viral.
Perpisahan Rumah dan Munculnya Isu Mahar
Namun, kebahagiaan pernikahan yang baru berjalan tiga bulan itu tampaknya tidak berlangsung lama. Kabar perpisahan rumah antara Brocil dan Annisa Said mulai beredar luas. Dikabarkan bahwa Annisa Said telah memilih untuk meninggalkan rumah yang mereka tinggali, yang juga merupakan hadiah dari Brigjen Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Annisa Said dilaporkan memilih untuk menetap di Pangkep dan dikabarkan bekerja di salah satu kafe di sana.
Bersamaan dengan kabar perpisahan rumah, muncul pula isu yang sangat sensitif di media sosial, yaitu tudingan bahwa Brocil memberikan mahar berupa emas palsu kepada Annisa Said. Isu ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik.
Menanggapi tudingan tersebut, Brocil tidak tinggal diam. Ia segera melakukan klarifikasi melalui sebuah video yang diunggah bersama rekannya, _herychan. Dalam video tersebut, Brocil menyatakan bantahannya dengan tegas.
“Selama ini saya diam-diam. Saya masih kuhargai orang tuanya, tetap banyak sekali komen jelek-jelek. Saya buktikan kalau itu emas asli,” ujar Brocil dalam video klarifikasinya, menunjukkan kekecewaannya terhadap komentar negatif yang terus berdatangan.
Rekan Brocil, _herychan, juga turut memberikan penjelasan mengenai mahar tersebut. Ia membantah keras tudingan bahwa emas yang diberikan adalah palsu. Menurut _herychan, dari awal mereka telah memenuhi kewajiban mahar, namun pihak perempuan kemudian meminta tambahan emas lagi. Permintaan tersebut dihormati, sehingga mereka memutuskan untuk mencarikan cincin sebagai tambahan.
“Kebetulan ada endorse Brocil dengan potongan harga dan kami terima itu. Dan itulah dia anggap emas palsu,” jelas _herychan, mengindikasikan bahwa cincin yang dipermasalahkan tersebut merupakan bagian dari endorsement yang diterima Brocil dengan harga khusus.
Pembuktian Keaslian Emas
Untuk membuktikan keaslian emas tersebut, Brocil dan rekannya tidak hanya mengandalkan pernyataan. Mereka berupaya untuk membuktikannya secara nyata. Brocil bahkan mendatangi toko emas tempat cincin tersebut dibeli. Sayangnya, toko tersebut sedang tutup. Namun, tidak menyerah, Brocil kemudian mendatangi rumah pemilik toko emas tersebut.
Sang penjual emas pun memberikan konfirmasi langsung bahwa cincin yang diberikan kepada Annisa Said adalah emas asli. Ia bahkan menunjukkan bukti pembelian dengan logo ‘Cahaya Ompo’ sebagai otentikasi. Penjual tersebut juga menantang pihak perempuan untuk membawa cincinnya jika memang ingin membuktikan keasliannya.
“Kalau mau tau asli, kasih kembali itu cincin saya tes. Atau kasih kembali itu cincin saya kembalikan uangnya,” kata sang penjual, memberikan opsi yang jelas untuk membuktikan kebenaran.
Siapakah Brocil Sebenarnya?
Di balik kontroversi ini, menarik untuk mengenal lebih jauh sosok Brocil. Nama aslinya, Muhammad Arfan Sulseltara, memiliki makna yang unik. ‘Sulseltara’ sendiri merupakan akronim dari nama dua provinsi di Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Nama ini diberikan oleh almarhum ayahnya. Sementara itu, nama Muhammad Arfan diberikan oleh almarhumah ibunya, Sitti Ratna.
Brocil adalah anak sulung dari empat bersaudara. Ia berasal dari Desa Cangadi, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Kehidupan Brocil tidak selalu mudah. Sepeninggal kedua orang tuanya pada tahun 2014 dan 2019, ia mengambil peran penting dalam membantu membiayai kuliah kedua adiknya di STIH Lamapol Soppeng.
Karier Brocil di dunia influencer bermula ketika ia bergabung dengan komunitas influencer di Makassar. Popularitasnya mulai meroket sejak tahun 2018. Ia sering terlihat berkolaborasi dengan influencer senior lainnya seperti Doyok – Jarot, Syukri Basto, dan Allu Bold.
Nama ‘Brocil’ sendiri memiliki cerita tersendiri. Ia mendapatkan julukan tersebut saat masih bekerja di kedai Roti Maros. Dengan tinggi badan 130 cm dan berat badan 25 kg, serta pembawaan yang khas dengan tawa melengking dan logat Bugis yang kental, Brocil berhasil menarik perhatian banyak orang dan membangun kariernya hingga saat ini.
Kisah Brocil dan Annisa Said ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia influencer dan pernikahan mewah, terkadang tersimpan lika-liku kehidupan pribadi yang kompleks dan penuh tantangan.

















