Malut United FC menyatakan dukungan penuh terhadap proses naturalisasi Ciro Alves menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Manajemen klub berjanji akan memberikan bantuan maksimal agar proses ini berjalan lancar dan cepat. Dukungan ini diberikan dengan harapan Ciro Alves bisa segera berstatus sebagai pemain lokal, sehingga Malut United memiliki kesempatan untuk menambah pemain asing di bursa transfer tengah musim.
Ciro Alves secara resmi telah mengajukan permohonan pewarganegaraan untuk menjadi WNI. Ia mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku Utara didampingi oleh Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kanwil Malut, Budi Argap Situngkir.
Pemain berusia 36 tahun tersebut memilih jalur naturalisasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Ciro Alves memilih jalur umum, berbeda dengan para pemain diaspora Timnas Indonesia yang umumnya menggunakan jalur khusus.
Asghar Saleh, yang mewakili manajemen Malut United FC, menegaskan komitmen klub untuk mendukung penuh proses naturalisasi Ciro Alves. Menurutnya, keinginan Ciro Alves untuk menjadi WNI didasari oleh kecintaannya terhadap Indonesia dan keinginannya untuk berkontribusi lebih dalam memajukan sepak bola nasional, khususnya di Maluku Utara.
“Kami sangat mendukung Ciro Alves menjadi WNI dan akan memastikan mendampinginya dalam seluruh proses administrasi,” ujar Asghar.
Saat ini, Malut United sedang membantu Ciro Alves untuk melengkapi berbagai dokumen yang diperlukan. Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
- Surat pernyataan kesediaan menjadi WNI.
- Penggantian paspor.
- Surat rekomendasi dari berbagai instansi pemerintah, termasuk:
- Kementerian Imigrasi.
- Badan Intelijen Negara (BIN).
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
- Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).
Asghar menambahkan bahwa pihaknya juga telah memperoleh surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian Brasil yang membuktikan bahwa Ciro Alves tidak pernah terlibat dalam tindak pidana di negara asalnya. Surat ini merupakan salah satu persyaratan penting dalam proses naturalisasi.
Manajemen Malut United tidak menyangkal bahwa naturalisasi Ciro Alves akan memberikan keuntungan bagi tim. Dengan status WNI, Ciro Alves akan dianggap sebagai pemain lokal, sehingga Malut United dapat memanfaatkan slot pemain asing untuk pemain lainnya.
Oleh karena itu, Malut United berupaya semaksimal mungkin agar proses naturalisasi Ciro Alves dapat diselesaikan secepatnya. Asghar menargetkan proses ini selesai sebelum bursa transfer tengah musim dibuka pada 10 Januari 2026.
“Kami berusaha secepat mungkin karena bursa transfer akan dibuka pada 10 Januari. Jika Ciro sudah menjadi WNI sebelum tanggal itu, kita akan memiliki slot pemain asing tambahan,” jelas Asghar.
Namun, Asghar juga menyadari bahwa proses naturalisasi melibatkan berbagai tahapan dan instansi pemerintah. Beberapa tahapan yang harus dilalui antara lain:
- Screening.
- Wawancara.
- Verifikasi dokumen oleh Badan Intelijen Negara, BNPT, dan Mabes Polri.
Meskipun demikian, manajemen Malut United berjanji akan terus mendampingi Ciro Alves dalam setiap tahapan proses tersebut.
Asghar juga mengakui bahwa ada kemungkinan proses naturalisasi tidak berjalan sesuai harapan. Meskipun demikian, manajemen Malut United akan tetap berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006.
“Kami akan berusaha. Setelah semua dokumen lengkap, kami akan mengajukan permohonan melalui Kepala Kanwil kepada Menteri Hukum untuk verifikasi lebih lanjut. Kemudian, Menteri Hukum akan mengajukan pengajuan Peraturan Presiden (Perpres) kepada Presiden,” jelasnya.
Saat ini, kuota pemain asing Malut United sudah terisi penuh. Selain Ciro Alves, tim berjuluk Laskar Kie Raha ini memiliki beberapa pemain asing lainnya, antara lain: Alan Bernardon, Gustavo Franca, Chechu Meneses, Nilson Junior, Igor Inocencio, Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino, Vico Duerte, dan David da Silva.
Jika Ciro Alves berhasil menjadi WNI, maka slot pemain asing Malut United akan berkurang menjadi delapan pemain. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi Laskar Kie Raha untuk mendatangkan satu pemain asing tambahan guna memperkuat tim.

















