Kekalahan Olympiacos 6-1 dari Barcelona: Frustrasi Pelatih Mendilibar
Olympiacos harus menerima kekalahan telak 6-1 dari FC Barcelona dalam pertandingan Liga Champions. Hasil ini menimbulkan rasa frustrasi yang besar bagi pelatih mereka, Jose Luis Mendilibar. Ia tidak ragu untuk menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya.
Mendilibar mengungkapkan bahwa dua momen penting dalam pertandingan tersebut menjadi penyebab utama kekalahan timnya. Pertama adalah kartu merah yang diterima Santiago Hezze di menit ke-57. Kedua, penalti yang diberikan kepada Barcelona dan berujung pada gol ketiga mereka.
Setelah pertandingan, Mendilibar memberikan komentarnya kepada media, dengan jelas menunjukkan ketidakpuasan terhadap pengambilan keputusan oleh wasit. Ia menyatakan:
“Kartu kuning kedua itu tidak bisa saya pahami. Anda harus berusaha keras untuk bisa mendapat kartu seperti itu,” ujarnya sambil kesal.
Selain itu, ia juga mengkritik keputusan wasit terkait penalti yang diberikan untuk gol ketiga Barcelona. Menurutnya, keputusan tersebut tidak masuk akal dan memperparah hasil pertandingan.
Dugaan Keberpihakan Wasit
Mendilibar menegaskan bahwa timnya tidak diperlakukan adil sepanjang pertandingan. Ia menyoroti dugaan keberpihakan wasit terhadap tuan rumah.
“Ketika Anda datang ke tempat-tempat seperti ini, mereka tidak akan memberi Anda apa pun. Dan dalam kasus kami, mereka malah mengambilnya dari kami,” katanya.
Meski mengakui bahwa Barcelona tampil lebih baik, pelatih berusia 63 tahun ini merasa beberapa keputusan kunci telah mengubah arah pertandingan dan membuat anak asuhnya kehilangan fokus.
Kesalahan Pemain dan Performa Tim
Mendilibar tidak sepenuhnya menutup mata terhadap performa timnya. Ia mengakui bahwa dua gol pertama Barcelona datang dari kesalahan pemain Olympiacos sendiri.
“Mereka unggul 2-0 di babak pertama karena kami melakukan dua kesalahan besar. Tapi kami punya peluang juga. Kami sebenarnya bersaing cukup baik,” ujarnya.
Namun yang paling membuatnya geram adalah minimnya intervensi VAR pada insiden kartu merah Santiago Hezze. Menurut Mendilibar, sistem teknologi yang seharusnya membantu justru menjadi penyebab kebingungan dan ketidakadilan dalam pertandingan tersebut.
Penalti yang Memicu Kemarahan
Puncak kemarahan Mendilibar datang saat penalti untuk gol ketiga Barcelona diberikan. Setelah meninjau ulang tayangan, sang pelatih menilai keputusan wasit keliru.
“Saya melihat tayangan yang sama dengan wasit. Awalnya saya bilang, ‘Oke, itu penalti.’ Tapi ketika saya perhatikan lagi, kiper saya tidak menyentuh lawan,” katanya.
Meskipun mengakui bahwa Barcelona pantas menang, Mendilibar menegaskan bahwa keputusan-keputusan wasit telah memperlebar jurang skor dan membuat hasil akhir terasa tidak mencerminkan jalannya laga. Ia berharap agar pengambilan keputusan oleh wasit dapat lebih adil di masa depan.

















