Pentingnya Literasi Media untuk Generasi Muda
Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menekankan pentingnya literasi dalam bermedia bagi generasi muda. Ia menyampaikan bahwa pemahaman yang baik terhadap informasi akan membantu mereka menghindari paparan informasi palsu atau berita hoaks yang bisa merusak persatuan dan keharmonisan bangsa.
Pernyataan ini disampaikan Mekeng saat menggelar sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa di SMAN 2 Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT, pada Senin (13/10/2025). Acara ini dihadiri oleh ratusan siswa-siswi, para guru, serta pengurus Komite Sekolah. Antusiasme dari siswa sangat tinggi dalam mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh politikus senior asal Sikka tersebut.
Mekeng menjelaskan bahwa ada banyak cara dan upaya, baik dari luar maupun dalam, yang bertujuan memecah belah bangsa. Bahkan, hal ini bisa dilakukan melalui penyebaran opini di media sosial. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang bersatu, rukun, adil, dan makmur sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan.
Ia juga menyampaikan bahwa ada pihak-pihak yang tidak ingin Indonesia bersatu demi menguasai kekayaan alam yang melimpah. Namun, ia yakin bahwa Indonesia memiliki ideologi yang kuat, yaitu Pancasila, yang mampu merekatkan segala perbedaan yang ada.
“Jika mudah terpancing oleh berita bohong melalui media sosial, cek kebenarannya terlebih dahulu kepada kepala sekolah atau pihak berwajib. Jangan langsung menerima setiap informasi yang diterima dari media sosial karena sekarang sangat mudah untuk memecah belah melalui media sosial,” pesan Mekeng kepada siswa di SMAN 2 Bajawa.
Menurutnya, tugas MPR adalah memastikan bahwa 4 pilar kebangsaan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, generasi muda wajib memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak sekalian, penting untuk memahami 4 pilar Pancasila sebagai pedoman bangsa, karena kalian adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan negeri ini,” ujarnya.
Kehadiran anggota DPR RI periode enam kali ini dalam kunjungan kerja di Flores Barat, Kabupaten Ngada, tidak hanya menyasar sekolah untuk membumikan Pancasila. Ia juga menyampaikan materi tersebut kepada masyarakat umum, Sekretariat Golkar Ngada, Kapela Ogi, Kantor Desa Wae Ia, dan SMAN 1 Soa.
Dalam agenda tersebut, Mekeng tidak hanya menyampaikan materi tentang 4 pilar Pancasila, tetapi juga mendengarkan keluhan masyarakat terkait fasilitas pendidikan, infrastruktur, hingga program prioritas pemerintah Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di SMAN 2 Bajawa, ia mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan MBG. Ia berharap agar program ini tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“MBG bukan hanya untuk memenuhi gizi anak-anak kita, tetapi juga bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui tanam sayur, buah-buahan, dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya.
Kepala SMAN 2 Bajawa, Johanes Emilianus Rade Bhoki, berharap sosialisasi ini dapat memperdalam pemahaman siswa-siswi terkait nilai-nilai Pancasila dan menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Kesempatan itu juga ia gunakan untuk menyampaikan kondisi sekolah yang masih kekurangan ruangan kelas. Ia berharap kondisi ini mendapat perhatian dari Fraksi Golkar, baik tingkat DPD 2, DPD 1, maupun pusat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Ngada, Ati Watungahda, Pengurus Pusat Golkar, Angel Da Silva yang juga Wakil Ketua AMPI Partai Golkar sekaligus PLT Ampi NTT.

















