Duel Sengit di Piala Afrika: Mesir vs Afrika Selatan, Siapa yang Unggul?
Pertandingan krusial akan tersaji di Stadion Adrar pada hari Jumat, mempertemukan dua kekuatan sepak bola Afrika, Mesir dan Afrika Selatan, dalam lanjutan penyisihan grup Piala Afrika. Kedua tim telah memulai kampanye mereka dengan hasil positif, dan kemenangan di laga ini akan menjadi langkah signifikan menuju fase gugur.
Mesir, yang dijuluki “Firaun”, mengawali perjalanannya di turnamen ini dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Zimbabwe. Meski sempat tertinggal lebih dulu di menit ke-20, mereka berhasil membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Omar Marmoush dan sang bintang, Mohamed Salah, di babak kedua. Kemenangan ini menegaskan status Mesir sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Afrika, dengan rekor tujuh gelar juara, meskipun trofi terakhir mereka diraih pada tahun 2010.
Di sisi lain, Afrika Selatan, atau yang akrab disapa “Bafana Bafana”, juga memulai kampanye mereka dengan kemenangan 2-1 atas Angola. Oswin Appollis membuka keunggulan di babak pertama, sebelum Lyle Foster memastikan kemenangan di menit ke-79. Afrika Selatan sendiri pernah merasakan manisnya gelar juara Piala Afrika, meraihnya satu kali di kandang sendiri pada tahun 1996.
Rekor Pertemuan: Head-to-Head Mesir vs Afrika Selatan
Sejarah mencatat bahwa kedua tim telah bertemu sebanyak 14 kali di berbagai kompetisi. Bafana Bafana memiliki catatan yang sedikit lebih unggul dalam rekor pertemuan langsung, dengan delapan kemenangan berbanding empat kemenangan yang diraih oleh Mesir. Dua pertandingan lainnya berakhir dengan hasil imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim di pentas Piala Afrika terjadi pada babak 16 besar edisi 2019, di mana Afrika Selatan berhasil menyingkirkan Mesir dengan skor tipis 1-0.
Statistik Menarik Sebelum Laga
Beberapa statistik menarik dapat menjadi pertimbangan sebelum menyaksikan bentrokan antara Mesir dan Afrika Selatan:
- Mesir tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka di fase grup Piala Afrika, dengan mencatat tiga kemenangan.
- Afrika Selatan hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan pertemuan terakhir mereka di fase grup Piala Afrika melawan tim-tim dari Afrika Utara.
- Enam dari tujuh pertemuan terakhir antara kedua tim menghasilkan total gol di bawah 2,5 gol, mengindikasikan pertandingan yang cenderung ketat dan minim gol.
- Mesir telah kebobolan satu gol di masing-masing dari lima dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
- Afrika Selatan dalam performa positif, memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, sambil mencatat dua clean sheet.
Prediksi Pertandingan: Siapa yang Akan Melangkah?
Mesir datang ke pertandingan ini dengan modal kepercayaan diri setelah meraih kemenangan di laga pembuka, terutama berkat gol penentu kemenangan dari Mohamed Salah di menit-menit akhir. Mereka memiliki rekor yang cukup baik dalam pertemuan melawan juara 1996 di Piala Afrika, dengan memenangkan dua dari tiga pertemuan terakhir dan berhasil menjaga clean sheet di kedua kemenangan tersebut.
Bafana Bafana, di sisi lain, mencatatkan kemenangan di laga pembuka Piala Afrika untuk pertama kalinya sejak edisi 2004. Perlu dicatat, mereka hanya berhasil memenangkan dua pertandingan penyisihan grup pertama di kompetisi ini sebanyak dua kali sepanjang sejarah, yaitu pada edisi 1996 dan 2000.
Meskipun Afrika Selatan datang dengan performa yang bagus, rekor Mesir yang lebih superior dalam sejarah Piala Afrika, ditambah dengan kehadiran bintang seperti Mohamed Salah, memberikan sedikit keunggulan bagi Firaun. Pertandingan diprediksi akan berlangsung sengit, namun Mesir diperkirakan akan keluar sebagai pemenang dengan kemenangan tipis.
Prediksi Skor: Mesir 2-1 Afrika Selatan.















