Warga Aceh Besar Ditemukan Selamat Setelah Hilang Saat Mencari Kerang
Aceh Besar, 13 Desember 2025 – Sebuah peristiwa menegangkan terjadi di Sungai Krueng Aceh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, ketika seorang warga dilaporkan hilang saat sedang mencari kerang. Fachrul Anwar (34), warga Desa Durung, Kecamatan Masjid Raya, dinyatakan hilang pada Sabtu, 13 Desember 2025, setelah menyelam di sungai tersebut bersama seorang rekannya. Kejadian ini sontak menimbulkan kekhawatiran dan memicu upaya pencarian intensif.
Fachrul dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas mencari kerang bersama temannya, Adnan (40), di kawasan Gampong Pantee. Menurut keterangan, keduanya berangkat menuju Sungai Krueng Aceh sekira pukul 10.00 WIB dengan tujuan yang sama. Setibanya di lokasi, mereka langsung memulai pencarian kerang dengan cara menyelam secara manual.
Kronologi Kejadian yang Mengejutkan
Proses pencarian kerang yang seharusnya berjalan lancar berubah menjadi momen mencekam. Sebelum melakukan penyelaman, Fachrul dan Adnan sempat berkomunikasi. Namun, ketika Adnan memanggil korban, tidak ada jawaban. Kepanikan mulai menyelimuti Adnan ketika upayanya mencari Fachrul di sekitar lokasi penyelaman tidak membuahkan hasil.
Menyadari situasi yang gawat, Adnan segera meminta bantuan warga sekitar. Laporan hilangnya Fachrul kemudian diteruskan ke Polsek Ingin Jaya. Pihak kepolisian segera bertindak cepat setelah menerima laporan tersebut.
Koordinasi dan Upaya Pencarian Gabungan
Menanggapi laporan hilangnya Fachrul Anwar, pihak kepolisian dari Polresta Banda Aceh, melalui Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar, segera berkoordinasi dengan Tim Search and Rescue (SAR). Upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim SAR, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari personel Koramil 18 dan Polsek Ingin Jaya. Sinergi antara berbagai elemen ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.
Tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Krueng Aceh dan area sekitarnya dengan harapan menemukan jejak Fachrul. Suasana tegang menyelimuti proses pencarian, mengingat semakin lamanya waktu berlalu tanpa adanya kabar mengenai keberadaan korban.
Penemuan yang Melegakan
Setelah berjam-jam melakukan pencarian yang melelahkan, sebuah kabar gembira akhirnya datang. Sekitar pukul 15.00 WIB, atau lima jam setelah dilaporkan hilang, Fachrul Anwar ditemukan dalam keadaan selamat dan sadar. Ia ditemukan kurang lebih 100 meter dari titik awal ia dilaporkan hilang.
Menurut keterangan petugas, saat ditemukan, Fachrul terlihat melambaikan tangan kepada tim pencari. Penemuan ini disambut dengan kelegaan luar biasa oleh tim gabungan, keluarga, dan warga sekitar yang telah menanti kabar.
Fachrul ditemukan berada di pinggiran sungai. Warga sekitar yang sigap segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Saat ini, Fachrul Anwar tengah menjalani penanganan medis di Klinik Sehat Walafiat yang berlokasi di Desa Lampreh Lamtengoh. Meskipun ditemukan dalam keadaan selamat, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatannya pasca insiden tersebut. Pihak kepolisian dan tim medis terus memantau perkembangan kondisi Fachrul.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di alam, terutama di perairan. Meskipun mencari kerang adalah kegiatan yang umum dilakukan oleh masyarakat di pesisir, risiko kecelakaan selalu ada. Koordinasi yang baik, penggunaan alat keselamatan yang memadai, dan kesadaran akan lingkungan sekitar dapat membantu mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Semoga Fachrul Anwar segera pulih sepenuhnya dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Peristiwa ini juga menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara masyarakat, aparat kepolisian, dan tim SAR dalam menghadapi situasi darurat.

















