Pasoepati Riau Tempestasi Ratusan Kilometer Demi Dukung Persis Solo, Hasilnya Kemenangan Dramatis
Perjalanan ratusan kilometer tak menyurutkan semangat puluhan suporter Persis Solo yang tergabung dalam Pasoepati Riau. Dengan tekad bulat, rombongan ini menempuh jarak lebih dari 300 kilometer menuju Padang, Sumatera Barat, demi memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka yang akan berlaga di BRI Super League 2025/2026. Kehadiran mereka di tribun penonton terbayar lunas ketika Persis Solo berhasil mengalahkan tuan rumah Semen Padang FC dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan yang penuh drama.
Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga bagi Laskar Sambernyawa, meskipun mereka masih berkutat di zona degradasi. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan para suporter, bahkan dari jarak yang jauh, memiliki dampak signifikan bagi motivasi tim di lapangan.
Perjalanan Penuh Pengorbanan
Salah seorang anggota Pasoepati Riau, Glempang (46), menceritakan bahwa rombongan mereka sengaja datang ke Padang menggunakan kendaraan pribadi. “Kami ini rombongan Pasoepati dari Riau. Kami bersama-sama menggunakan mobil datang ke Padang untuk melihat Persis Solo bermain. Biasanya kami hanya menonton lewat TV, kebetulan jaraknya kali ini cukup dekat, jadi kami sempatkan datang,” ungkapnya usai pertandingan, Minggu (11/1/2026).
Perjalanan panjang yang mereka tempuh akhirnya terbayarkan dengan kemenangan dramatis Persis Solo. “Alhamdulillah, kemenangan di kandang Semen Padang ini semoga bisa meningkatkan semangat juang para pemain Persis Solo untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ujar Glempang penuh harap.
Harapan untuk Perbaikan Tim
Menatap putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026, para pendukung Persis Solo menyampaikan sejumlah harapan kepada manajemen klub. Mereka mendesak adanya upaya konkret untuk memperbaiki performa tim agar mampu bersaing lebih baik dan terhindar dari jurang degradasi.
- Penguatan Tim: Pasoepati Riau berharap Persis Solo dapat menambah kekuatan tim, baik melalui pemain lokal maupun asing, untuk memperkuat skuad.
- “Kami berharap ada tambahan pemain asing baru. Kemarin juga sempat ada bocoran soal pemain lokal dari Persib Bandung yang akan merapat, tapi sejauh ini masih sebatas rumor,” pungkasnya.
- Peran Aktif Pemilik Klub: Dukungan penuh dari pemilik klub juga menjadi krusial. Para suporter berharap pemilik klub, yang diwakili oleh Mas Kaesang, dapat lebih aktif mengontrol jalannya klub dan tidak sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada manajemen.
Kemenangan Dramatis di Kandang Lawan
Pertandingan melawan Semen Padang FC di pekan ke-17 ini berlangsung dengan tensi tinggi. Persis Solo berhasil mencuri tiga poin penting dengan skor akhir 3-2. Laga ini diwarnai lima gol, dua eksekusi penalti, serta kondisi cuaca panas yang menguras fisik kedua tim.
Meskipun bermain di bawah tekanan publik tuan rumah, Persis Solo menunjukkan mental juara. Mereka mampu bangkit setelah sempat tertinggal di awal pertandingan. Momen krusial terjadi ketika Semen Padang FC gagal memaksimalkan dua kesempatan penalti di babak pertama. Kegagalan tuan rumah ini menjadi titik balik yang membangkitkan kepercayaan diri tim tamu.
Gol pertama Persis Solo dicetak oleh Zanadin pada babak pertama, menjaga asa tim tamu tetap hidup hingga jeda turun minum. Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih agresif dan efektif. Dua gol tambahan berhasil diciptakan, memastikan kemenangan 3-2 hingga peluit panjang dibunyikan.
Evaluasi Pelatih dan Apresiasi Pemain
Pelatih Persis Solo, Milomir Selsija, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meskipun mengakui performa tim belum sepenuhnya ideal. Ia menilai pertandingan berjalan sangat panas, baik dari sisi intensitas permainan maupun kondisi cuaca.
“Pertama, selamat untuk tim ini karena sudah menang. Tensi pertandingan sangat tinggi, cuaca juga panas, ada lima gol dan dua penalti. Secara keseluruhan, tim sudah menampilkan performa yang sangat bagus,” ujar Milomir usai laga.
Namun, Milomir mengakui bahwa timnya bermain kurang sesuai rencana pada babak pertama, yang berujung pada kesalahan dan memberikan lawan dua kesempatan penalti. Ia juga memberikan pujian khusus kepada Zanadin, yang dinilai tampil menonjol dan berpotensi menjadi aset masa depan Persis Solo.
Milomir mengungkapkan bahwa kunci kemenangan terletak pada mentalitas pemain. Ia melihat mental Semen Padang FC menurun setelah gagal mengeksekusi penalti, dan ia memanfaatkan momen tersebut untuk memotivasi pemainnya. “Kunci kemenangan kami adalah mental. Ketika Semen Padang FC gagal memaksimalkan penalti, saya melihat mental mereka menurun. Saya sampaikan kepada pemain agar tampil lebih baik, dan di babak kedua kami bisa menambah gol,” jelasnya.
Meski kemenangan ini belum mampu mengangkat Persis Solo dari zona degradasi, Milomir menilai tiga poin tersebut sangat berarti sebagai pemicu semangat tim untuk terus berjuang di laga-laga berikutnya. “Tiga poin ini belum menyelamatkan kami dari zona degradasi, tapi memberi perbedaan besar bagi pemain untuk bekerja lebih giat. Masih banyak yang harus diperbaiki, terutama fisik dan aspek permainan lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Zanadin mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya di Padang. Ia menyebut kebersamaan dan saling menguatkan menjadi kunci Persis Solo mampu bangkit di tengah tekanan. “Alhamdulillah kami dapat tiga poin di Padang. Walaupun sempat tertinggal dan bermain dalam cuaca panas dengan tensi tinggi, kami bisa saling menguatkan. Di babak kedua kami menambah dua gol dan akhirnya meraih kemenangan,” ujar Zanadin.
Kemenangan ini diharapkan menjadi modal berharga bagi Persis Solo untuk menjaga momentum dan terus meraih poin demi memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026. Dukungan dari suporter seperti Pasoepati Riau menjadi salah satu elemen penting dalam perjuangan Laskar Sambernyawa di sisa kompetisi.

















