Kematian Mengerikan Seorang Pekerja Proyek BTS di Jakarta
Seorang pekerja proyek menara Base Transceiver Station (BTS) bernama Andi Azis Wijaya (21), warga Ciampea, Kabupaten Bogor, ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Cempaka Baru 11, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (12/4/2026). Korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik bertegangan tinggi saat hendak naik ke atas tower BTS. Peristiwa tersebut juga diwarnai proses evakuasi yang cukup dramatis.
Kejadian yang Menimpa Korban
Tubuh korban tersangkut pada struktur bangunan di ketinggian, sehingga menyulitkan petugas dan warga dalam proses evakuasi. Budi, pemilik bangunan sekaligus pihak yang mempekerjakan korban, mengungkapkan bahwa Andi telah bekerja selama kurang lebih tiga bulan. Ia membantu urusan logistik, mulai dari belanja kebutuhan proyek hingga membagikan gaji karyawan.
Menurutnya, insiden terjadi saat korban menaiki struktur bangunan menggunakan tangga. Diduga, korban menyentuh kabel listrik yang terkelupas. “Diduga tersengat listrik dari kabel yang terkelupas saat naik ke atas,” jelasnya.
Kondisi hujan saat kejadian turut menyulitkan proses pertolongan. Warga yang berada di lokasi sempat ragu untuk mendekat karena khawatir masih ada aliran listrik aktif. “Kondisi hujan sempat menyulitkan warga yang hendak menolong karena khawatir adanya aliran listrik,” tambah Budi.
Proses Evakuasi yang Rumit
Proses evakuasi akhirnya dapat dilakukan setelah petugas berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus sementara aliran listrik di lokasi. Hal ini memungkinkan tim evakuasi untuk mendekat dan mengevakuasi tubuh korban dari tempat kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban. “Secara resmi penyebab kematian korban masih didalami, namun kuat dugaan korban tewas karena tersengat listrik,” ujar Agung.
Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak Berwenang
Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak berwenang guna memastikan kronologi dan faktor penyebab kejadian secara menyeluruh. Selain itu, pihak berwenang juga akan melakukan pemeriksaan terhadap peralatan dan sistem kelistrikan yang digunakan dalam proyek tersebut.
Dalam rangka mencegah kejadian serupa terulang, diperlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kondisi kabel dan peralatan listrik di lokasi kerja. Selain itu, pelatihan keselamatan kerja juga harus diberikan kepada para pekerja agar mereka lebih waspada terhadap risiko yang bisa terjadi saat bekerja di ketinggian.
Langkah Pencegahan yang Diperlukan
Beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil antara lain:
- Pemantauan rutin terhadap kondisi kabel dan peralatan listrik
- Pelatihan keselamatan kerja yang intensif untuk semua pekerja
- Penyediaan alat pelindung diri yang memadai bagi pekerja
- Koordinasi dengan pihak PLN dan instansi terkait dalam hal pengamanan kelistrikan
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak lagi terjadi dan keselamatan kerja bisa terjamin bagi semua pekerja di lokasi proyek.
















