Alreinamedia- Natuna, Parahnya pemadaman listrik hingga saat ini di Kabupaten Natuna, khususnya di kota Ranai, ternyata tidak lepas dari tanggung jawab Perushaan Trakindo yang memiliki 2 Mesin yang beroperasi di PLN Natuna.
Pasalnya dari kerusakan mesin tersebut, membuat daya listrik di PLN Natuna semakin berkurang.
Boni Selaku Kepala PLN Natuna saat di konfirmasi melalui sambungan telp Jumat (4/8/23) menuturkan, terjadinya pemadaman bergilir listrik saat ini hingga 24 jam, diakibatkan 2 mesin milik trakindo merek catterpilar, rusak dan 1 mesin dihentikan diakibatkan 1 mesin tersebut mengeluarkan Alaram ujar Boni.
“Kemaren mesin yang baru selesai di kerjakan trakindo, sudah beroperasi, 1 minggu masa pengetesan dan pemantauan dan suplay ke sistem. Namun kemaren ada alarm di mesin, sehingga mesin di stop dulu dan tidak di operasikan. Daya mampu makin berkurang. Jadi ada 2 mesin yang awal gangguan tambahan 1 mesin stop untuk pengecekan trakindo lebih lanjut
Kita memang saat ini tidak bisa berbuat banyak sebab mesin tersebut masih tanggung jawab Trakindo,maka dari itulah, pemadaman masih berlangsung dan mau tidak mau memang kita masih menunggu mesin yang akan datang dari batam, sehingga daya listrik yang dimiliki PLTD Natuna bisa tercukupi untuk pelanggan terang Boni kembali
Saat ini Kita masih terus desak Trakindo dan mereka pun sedang mempersiapkan material alatnya, ya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa segera diperbaiki Tegas Boni.
Sebelumnya Rendi selaku masyarakat Natuna saat dikonfirmasi awak media ini Jumat (4/8/23) merasa kesal terhadap kinerja PLTD Natuna, Pasalnya pemadaman listrik yang terjadi diwilayah Kecamatan Bunguran Timur khususnya semakin parah, padahal pemadaman ini sudah dirasakan hampir 1 bulan lamanya ungkap Rendi
“Saya bingung sebenarnya gimana sih PLTD Natuna ini, pemadaman sudah hampir 1 bulan, tetapi jadwal pemadamannya semakin parah, padahal waktu awal-awal diberlakukan pemadaman bergilir hanya mati, saat malam hari saja, tetapi saat ini semakin parah ada pula jadwal pemadaman pada pukul 00:00 wib.Ini kan luar biasa namanya” Kalau tidak mampu melayani pasukan listrik ya saya harap kepalanya mundur saja sebagai Kepala PLTD Natuna.
Hingga berita ini diterbitkan awak media ini belum bisa menghubungi pihak trakindo (Arizki)
Redaktur: Erwin Syahril

















