Berita

Pemutusan Jalan Lintas Akibat Hujan Deras, Banjir Rendam Puluhan Rumah

×

Pemutusan Jalan Lintas Akibat Hujan Deras, Banjir Rendam Puluhan Rumah

Sebarkan artikel ini

Kerusakan Parah Akibat Hujan Deras di Kabupaten Empat Lawang

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang pada Senin malam (20/10) menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Lahat, hingga Kota Pagar Alam. Jalur utama ini mengalami kerusakan total, sementara beberapa desa di sekitarnya terendam banjir.

Beberapa rumah di Desa Niur dan Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang, terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari semata kaki hingga setinggi betis orang dewasa. Selain itu, jalan utama yang menghubungkan Empat Lawang dengan Lahat dan Pagar Alam tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik dari arah Empat Lawang ke Lahat maupun sebaliknya.

Hingga Selasa pagi (21/10), kondisi jalan yang putus memaksa pengendara mencari jalur alternatif melalui jalan Desa Sapa Panjang-Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, untuk menuju Kabupaten Lahat atau Kota Pagar Alam. Namun, jalur alternatif ini tidak dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan, terutama kendaraan besar.

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi di Deli Serdang, Presiden Ajak Masyarakat Mulai Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Penyebab Kerusakan Jalan dan Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang melaporkan bahwa penyebab utama putusnya jalan dan banjir tersebut adalah hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai meningkat secara drastis. Kondisi ini menyebabkan gorong-gorong aliran sungai di bawah jalan amblas, yang mengakibatkan jalan terputus.

Harry Pratama, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Empat Lawang, menjelaskan akibat debit air yang sangat tinggi, gorong-gorong yang menjadi saluran aliran air sungai di bawah jalan amblas, sehingga jalan ikut runtuh. “Saat ini, jalan lintas Pagar Alam – Bengkulu melalui Kecamatan Muara Pinang tidak bisa dilalui oleh kendaraan apa pun,” jelasnya.

Banjir juga membanjiri puluhan rumah di sekitar desa-desa terdampak, dengan ketinggian air mencapai setinggi betis orang dewasa. Petugas BPBD Empat Lawang telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut, meski kondisi cuaca masih tidak stabil.

Baca Juga :  Hasil French Open 2025 - Murid Herry IP Lolos dari Keganasan Wakil Inggris yang Jadi Mimpi Buruk 4 Ganda Putra Malaysia

Imbauan bagi Masyarakat

Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat, serta menggunakan jalur alternatif dengan hati-hati, mengingat beberapa kendaraan besar mungkin tidak bisa melintas.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. Selain itu, para pengemudi diminta untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan memilih jalur yang aman agar tidak terjebak dalam situasi yang berbahaya.

Tindakan yang Dilakukan BPBD

BPBD Empat Lawang terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Tim tanggap darurat juga sedang bekerja keras untuk memperbaiki jalan yang rusak dan membersihkan area yang terkena dampak banjir.

Kondisi cuaca yang tidak stabil masih menjadi ancaman, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi cuaca dan menghindari daerah rawan banjir atau longsor. Dengan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan.