Pendaftaran Calon Ketua KNPI Papua Pegunungan Dibuka
Steering Committee (SC) atau panitia musyawarah daerah (Musda) pertama DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Pegunungan telah resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua untuk periode 2025-2027. Pendaftaran ini akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 Oktober 2025.
Ketua SC Musda KNPI Provinsi Papua Pegunungan, Aman Kogoya, menyampaikan bahwa pendaftaran ini diharapkan dapat diikuti oleh seluruh pemuda potensial yang ada di wilayah Provinsi Papua Pegunungan. Ia mengajak para pemuda untuk terlibat dalam kontestasi pemilihan ketua baru.
Formulir pendaftaran dapat diambil di Sekretariat KNPI Jalan Wamena, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Aman juga menegaskan bahwa semua bakal calon kandidat ketua harus segera mendaftar dan mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.
“Kami mengumumkan secara resmi untuk disampaikan kepada bakal calon kandidat ketua KNPI [segera mendaftar]. Saya mengajak dan mengundang pemuda potensial yang ada di Provinsi Papua Pegunungan untuk terlibat,” ujarnya di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (26/10/2025) malam.
Pengumuman tersebut juga ditujukan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Cipayung, yang berada di wilayah Provinsi Papua Pegunungan. Mereka diimbau segera mendaftar ke panitia penyelenggara atau SC untuk memverifikasi dokumen kelengkapan.
“Jadi kami mengajak semua pimpinan OKP yang bergerak di OKP keagamaan, kekaryaan, untuk dapat menyiapkan berkas yang diperlukan, dan silahkan menyiapkan diri di Sekretariat DPD Provinsi Papua Pegunungan,” katanya.
Aman menegaskan bahwa batas pendaftaran bakal calon ketua KNPI adalah tanggal 30 Oktober 2025. Setelah itu, Rapim dan Musda akan dilaksanakan pada 1 hingga 3 November 2025.
Kesatuan dalam Pelaksanaan Rapim dan Musda
Sekretaris SC Musda dan Rapimpurda, Terius Wakur, menyampaikan bahwa dalam rangka Rapim, DPD KNPI Provinsi Papua Pegunungan tidak ada dualisme. KNPI Papua Pegunungan tetap satu.
Menurut Terius, dinamika KNPI di Tanah Papua sering kali mengalami dualisme di bawah pimpinan Ryno Panjaitan. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh pemuda untuk bersatu dan bersama-sama mensukseskan Rapim dan Musda KNPI Provinsi Papua Pegunungan.
“Mari bersatu dalam pelaksanaan ini tidak ada lagi image ini, versi ini dan itu,” ujarnya.
Perubahan Jadwal Pelaksanaan Rapim dan Musda
Sementara itu, Ketua Karateker DPD KNPI Provinsi Papua Pegunungan, Herman Ade Sumadayo, mengatakan bahwa sesuai arahan Steering Committee, dirinya telah menyelesaikan Pleno III pada 24 Oktober 2025.
Akibatnya, waktu pelaksanaan Rapim dilanjutkan dengan musyawarah daerah, yang tadinya dijadwalkan pada 30 Oktober diubah menjadi 1 November 2025.
“Kami tetapkan waktu dan tempat pelaksanaan rapimpurda dilanjutkan dengan musyawarah daerah kemudian. Saya sudah melaporkan ke DPP KNPI yang tadinya tanggal 30 bertepatan dengan kegiatan yang sama, agenda yang sama di Sumatera sehingga waktu pelaksanaan yang tadinya di tetapkan di tanggal 30 bergeser ke 1 November 2025.”
Herman berharap dengan dibukanya pendaftaran ini, tidak ada lagi pertanyaan soal tahapan yang akan berlangsung.
“Waktu mulai pengambilan formulir, pendaftaran, ini menjadi perhatian sehingga tidak ada pertanyaan diluar sana terkait dengan tahapan. Besok SC sudah mulai membuka tahapan untuk menuju persiapan rapimpurda dan musda,” ujarnya.

















