Berita

Penggawa Solo Pecahkan Rekor di Liga Champions

×

Penggawa Solo Pecahkan Rekor di Liga Champions

Sebarkan artikel ini

Marc Guiu dan Rekor Baru yang Dibuat Chelsea di Liga Champions

Marc Guiu, seorang striker muda berusia 19 tahun, menjadi bintang utama dalam kemenangan besar Chelsea saat menjamu Ajax Amsterdam dalam pertandingan matchday ketiga fase grup Liga Champions 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stamford Bridge pada Rabu (22/10/2025) atau Kamis dini hari WIB berakhir dengan skor 5-1 untuk keunggulan The Blues.

Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Chelsea di klasemen Grup A, tetapi juga mencatatkan rekor baru dalam sejarah Liga Champions. Tiga dari lima gol yang dicetak oleh Chelsea berasal dari pemain di bawah usia 20 tahun. Hal ini membuat Chelsea menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencetak gol dari tiga pemain remaja dalam satu pertandingan.

Gol-gol yang Mengubah Sejarah

Marc Guiu membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-18. Gol tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki striker asal Spanyol ini. Selanjutnya, Estevao, pemain muda berusia 18 tahun, mencetak gol lewat penalti pada menit ke-45, membawa tim Chelsea memimpin 4-1. Pesta gol Chelsea ditutup oleh Tyrique George, yang berusia 19 tahun.

Baca Juga :  Persib Bandung Pimpin Klasemen AFC Champions League 2025/2026 Usai Kalahkan Selangor FC 2-0

Ketiga gol dari pemain muda ini tidak hanya mengamankan kemenangan bagi Chelsea, tetapi juga memberikan momen bersejarah dalam kompetisi antar klub terbesar di Eropa. Ini menunjukkan bahwa generasi muda sepak bola Eropa mulai menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.

Marc Guiu: Bintang dari Indonesia

Guiu mendapatkan perhatian khusus dari para penggemar sepak bola di Indonesia setelah tampil apik dalam Piala Dunia U-17 2023 yang diselenggarakan di Tanah Air. Ia mencetak dua gol selama turnamen, keduanya tercipta di Stadion Manahan Solo. Gol pertamanya terjadi saat Spanyol mengalahkan Kanada 2-0 dalam laga pembuka penyisihan grup. Dia melakukan hal serupa dalam babak 16 besar melawan Jepang.

Meski akhirnya gagal juara setelah Spanyol disingkirkan Jerman di perempat final, penampilan Guiu tetap menjadi sorotan. Kiprahnya di Piala Dunia U-17 memperkuat reputasinya sebagai salah satu bakat terbaik sepak bola Eropa.

Perjalanan Karier Guiu

Guiu lahir di Granollers dan masuk ke akademi Barcelona, La Masia, saat berusia tujuh tahun. Tanggal 22 Oktober 2023 menjadi hari spesial baginya karena ia tampil perdana untuk tim senior Barcelona. Ia mencatatkan debutnya dari bangku cadangan dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Athletic Bilbao. Bahkan, Guiu langsung mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga :  Mandi Berujung Maut? Ini Tanda Water Heater Bocor yang Harus Diwaspadai

Pada usia 17 tahun dan 291 hari, dia menjadi pemain debutan termuda yang mencetak gol untuk Barcelona di LaLiga. Meski begitu, Guiu jarang mendapat kesempatan tampil di tim utama. Akhirnya, ia memutuskan hengkang ke Chelsea pada musim panas 2024 demi merevitalisasi karier.

Masa Depan yang Cerah

Dengan performa gemilang di Liga Champions, Marc Guiu semakin menunjukkan bahwa dirinya adalah salah satu pemain muda yang layak diharapkan. Kehadirannya di Chelsea bukan hanya memberikan dampak positif dalam pertandingan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pemain muda lainnya. Di masa depan, banyak yang memprediksi bahwa Guiu akan menjadi bintang besar di dunia sepak bola.