
Pengalaman Menyeramkan di Film Horor Terbaru Thailand
Bayangkan malam di pedesaan Thailand. Kabut tebal menutupi jalan setapak, suara jangkrik terhenti tiba-tiba, dan dari kejauhan terdengar denting lonceng perak — bukan panggilan untuk pulang, melainkan pertanda bahwa sesuatu yang kelam sedang bangkit dari masa lalu. Suasana mencekam inilah yang menjadi pembuka film horor Thailand terbaru, “Death Whisperer 3 (Tee Yod 3)”, yang tayang hari ini, Rabu (15/10/2025) di Bioskop Mega XXI Batam.
Film ini disutradarai oleh Narit Yuvaboon dan meneruskan warisan teror dari dua film sebelumnya yang sempat viral di Asia Tenggara. Kali ini, kisahnya menggali lebih dalam asal-usul roh jahat Black Spirit — entitas misterius yang menjadi pusat mitologi Death Whisperer.
Akar Kutukan dan Dendam yang Tak Pernah Padam
Berbeda dari dua film pendahulunya yang diadaptasi langsung dari novel karya Krittanon, Death Whisperer 3 hadir dengan pendekatan baru: lebih emosional, lebih kompleks, dan jauh lebih mencekam. Film ini dibintangi oleh Nadech Kugimiya, Denise Jelilcha Kapuan, Natcha Nina Jessica Padovan, dan Chermawee Suwanphanuchoke. Film ini pertama kali tayang di Thailand pada 1 Oktober 2025, dan langsung menuai pujian karena atmosfer kelam dan sinematografinya yang indah namun menyeramkan.
Menariknya, dalam adegan mid-credits, terselip bocoran proyek spin-off berjudul “Saming Khao Khwang”, yang memperkenalkan karakter baru bernama Namphet, putri dari almarhum Sarge Paphan — membuka peluang lahirnya semesta horor Thailand yang lebih luas.
Kisah Lintas Zaman: Dari Kutukan ke Teror
Cerita dimulai pada tahun 1825, ketika seorang wanita Burma melarikan diri menyeberangi sungai sambil menggendong bayinya yang baru lahir. Saat pasukan Inggris berhasil mengejarnya, tragedi terjadi — sang bayi tenggelam dan tewas. Dalam keputusasaan, si ibu mengutuk dewi penjaga sungai dan berubah menjadi roh jahat Black Spirit, sebelum akhirnya disegel oleh seorang biksu sakti.
Waktu berputar ke tahun 1942, di tengah Perang Pasifik. Tentara Jepang menyerbu Thailand dan memaksa suku Karen bekerja membangun Death Railway. Dalam penderitaan yang tiada akhir, tetua desa Mawae memanggil kembali Black Spirit untuk membalaskan dendam rakyatnya. Namun, roh itu kehilangan kendali — berubah buas dan memangsa perempuan muda di desa.
Dekade berganti. Tahun 1976, keluarga Yak dan Yad menghadapi babak baru dari kutukan lama. Adik bungsu mereka, Yee, menghilang di hutan Bongsanodbiang — tempat yang oleh penduduk disebut lebih berbahaya daripada Dong Khomot. Tak ada jimat yang bisa melindungi. Tak ada doa yang cukup kuat. Hanya denting lonceng perak yang menjadi tanda bahwa sesuatu tengah mendekat… dan tak semua yang mendengarnya akan kembali.
Jadwal Tayang di Mega XXI Batam
Lokasi: Mega XXI, Mega Mall Batam (Lantai 2)
Tanggal: Rabu, 15 Oktober 2025
Harga Tiket Reguler: Rp30.000
Jam Tayang Hari Ini:
12.20 WIB
16.35 WIB
* 20.50 WIB
Tiket dapat dibeli langsung di loket Mega XXI Batam atau secara daring melalui situs resmi dan aplikasi Cinema 21.
















