KONI Provinsi Bangka Belitung Tetapkan 18 Cabang Olahraga untuk Porprov 2026
Ketua KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, menyampaikan bahwa cabang olahraga (cabor) yang akan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 harus memenuhi syarat organisasi dan prestasi. Hal ini disampaikannya dalam sebuah podcast bersama Bangka Pos, Selasa (21/10/2025), yang membahas persiapan Porprov yang akan diadakan di Kota Pangkalpinang.
“Panja Porprov mensyaratkan bahwa cabor yang ingin mengikuti Porprov harus memiliki lima keanggotaan aktif di KONI Kabupaten/Kota. Jika mereka kurang dari empat sesuai dengan pokok-pokok pelaksanaan kita, maka menjadi eksebisi. Kita tidak ingin hanya eksebisi karena ingin semua cabor memperebutkan medali,” ujar Ricky.
Selain itu, Panja Porprov juga menetapkan bahwa pengurus cabor harus menggelar Kejuaraan Daerah atau Kejuaraan Provinsi. “Ada beberapa cabor yang tidak pernah menggelar Kejurda tapi selalu mengirimkan atlet ke Kejurnas atau bahkan ikut Porprov. Kita ingin setiap tahun ada kejuaraan, sesuai dengan AD/ART cabor tersebut wajib melaksanakan Kejurda baik ada bantuan atau tidak dari pemerintah,” tambahnya.
Dari syarat-syarat tersebut, KONI Provinsi Bangka Belitung telah menyerahkan 26 cabor yang lolos verifikasi. Namun, hanya 18 cabor yang diputuskan oleh PB Porprov untuk dipertandingkan dalam Porprov 2026. Berikut adalah daftar 18 cabor yang akan tampil:
- Atletik
- Pencak Silat
- Menembak
- Taekwondo
- Renang
- Bulu Tangkis
- Karate
- Tenis
- Bola Basket
- Sepak Bola Putra
- Biliar
- Catur
- Drum Band
- Panahan
- Bola Voli/Voli Pasir
- Tinju
- Balap Sepeda
- Gulat
Namun, terdapat delapan cabor lain yang hingga kini belum dapat dipastikan untuk ikut berpartisipasi, yaitu:
- Barongsai
- Sepak Takraw
- Senam
- Tenis Meja
- Wushu
- Panjat Tebing
- Binaraga
- E-Sport
“Yang menentukan keputusan itu adalah PB Porprov, Dispora Kabupaten/Kota, dan Koni Kabupaten/Kota. Jadi, cabor yang tidak memenuhi panduan kita, terutama yang kontingen dibawah empat, tidak dimasukkan dalam 18 cabor tersebut,” jelas Ricky.
Syarat untuk Pembenahan Olahraga Bangka Belitung
Dalam penentuan cabor yang ikut serta dalam Porprov 2026, Ricky Kurniawan menegaskan bahwa syarat yang diberlakukan bertujuan untuk melakukan pembenahan dan memajukan olahraga Provinsi Bangka Belitung. “Saat rapat ada beberapa cabor yang saya minta diprioritaskan, seperti Hapkido karena sudah berhasil meraih medali emas di PON 2024. Namun ternyata hanya empat kontingen yang siap mengirimkan atlet untuk cabor Hapkido, makanya kita coba perjuangkan untuk memenuhi syarat,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mensukseskan pesta olahraga empat tahunan tersebut. “Kita juga berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota, jadi tidak hanya Provinsi karena ini pesta olahraga bagi kita semua. Bonus juga harus dipikirkan, karena kalau atlet dapat bonus dan ada atlet peraih medali yang tidak dapat bonus maka ini juga akan ribut karena itu hak mereka,” tegasnya.
Kesempatan untuk Cabor Tambahan
Sementara itu, kabar baik datang usai Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Bangka Belitung menerbitkan surat rekomendasi cabor tambahan Porprov 2026 Bangka Belitung. Ricky Kurniawan pun berharap cabor dapat memenuhi syarat dengan dukungan Dispora dan Koni Kabupaten/Kota, untuk mengajukan kembali mengikuti Porprov 2026.
“Dibuka lagi keran teman-teman bisa mengajukan lagi, cabor tambahan untuk mengikuti Porprov,” ujarnya.

















