Berita

Polsek Lore Utara Lakukan Aksi Kemanusiaan dan Ketahanan Pangan di Siliwanga

×

Polsek Lore Utara Lakukan Aksi Kemanusiaan dan Ketahanan Pangan di Siliwanga

Sebarkan artikel ini

Kegiatan Penanaman Jagung dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Siliwanga

Di tengah hamparan hijau lahan perhutanan sosial di Desa Siliwanga, Kecamatan Lore Peore, suara cangkul berpadu dengan tawa warga. Pada Senin (13/10/2025), Polsek Lore Utara menggelar kegiatan penanaman jagung kuartal IV yang dikemas tak hanya sebagai gerakan pertanian, tetapi juga sebagai momentum kemanusiaan: menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pedesaan.

Sebanyak 20 warga Desa Siliwanga mendapat kesempatan memeriksakan tekanan darah, menerima obat, dan vitamin tanpa dipungut biaya. Layanan itu diberikan langsung oleh personel Polsek Lore Utara yang memiliki keahlian medis, sebuah langkah yang jarang ditemui di wilayah pedalaman Poso. Di tengah keterbatasan akses kesehatan, kegiatan sederhana ini terasa istimewa bagi warga yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil bumi.

Kapolsek Lore Utara, Iptu Jefri Hendrik Tania, S.K.M., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut. Dengan mengenakan seragam lapangan dan topi lebar, ia turun ke lahan bersama warga, menunjukkan bahwa kepemimpinan di desa tak selalu harus dari balik meja komando. “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat tumbuh lebih sejahtera,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain jajaran Polsek, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Siliwanga, Jhoni R.M. Wowor, Sekretaris Desa Gede Muli, Wakil Ketua BPD I Wayan Wijaya, dan Ketua Bumdes Wayan Renten. Pendamping Desa wilayah Kecamatan Lore Peore, Yehonias Towialo, turut hadir, mendampingi warga dan memastikan bahwa program perhutanan sosial berjalan sesuai harapan.

Baca Juga :  Tumbuh Besar Dari Tangan Ibunya, Wan Siswandi Sukses Jadi Pemimpin

Program Nasional Asta Cita dan Kolaborasi Lintas Sektor

Penanaman jagung di Desa Siliwanga menjadi bagian dari program nasional Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan produktif. Kapolsek Jefri menyebut, program ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara Polri dan Kementerian Pertanian yang menargetkan satu juta hektare lahan jagung di seluruh Indonesia, dengan potensi hasil mencapai 10 juta ton.

“Ketahanan pangan bukan sekadar urusan pertanian, melainkan soal kemandirian bangsa,” katanya. “Kami di Polsek Lore Utara merasa terpanggil untuk ikut mengambil bagian, apalagi di daerah seperti Lore Peore, di mana masyarakat memiliki potensi lahan yang luas dan subur.”

Di Desa Siliwanga sendiri, penanaman dilakukan di lahan seluas tiga hektare menggunakan varietas NK Super, yang dikenal tahan cuaca ekstrem dan berproduksi tinggi. Masyarakat setempat, yang sebagian besar petani tradisional, berharap varietas ini dapat menjadi tonggokan peningkatan pendapatan rumah tangga. “Kami ingin menjadikan jagung sebagai tumpuan ekonomi baru di desa kami,” kata Kepala Desa Jhoni Wowor dengan nada optimistis.

Baca Juga :  Bupati Bintan Pimpin Rakor Kesiapan Nataru 25/26

Semangat Kebersamaan dan Kehadiran Negara di Desa

Namun, di balik deretan batang jagung yang baru ditanam, ada semangat lain yang tumbuh — semangat kebersamaan. Kegiatan ini memperlihatkan sisi humanis aparat kepolisian di tengah masyarakat, di mana pelayanan publik tidak berhenti pada penegakan hukum, tetapi meluas pada urusan pangan dan kesehatan.

Bagi warga, kunjungan Polsek Lore Utara bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan bukti nyata kehadiran negara di desa. “Kami berterima kasih kepada Polres Poso dan Polsek Lore Utara. Tidak hanya membantu kami menanam, tapi juga memperhatikan kesehatan kami,” ujar seorang warga, sambil tersenyum di bawah terik matahari.

Menutup kegiatan, Iptu Jefri Hendrik Tania menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. “Kami ingin memastikan bahwa setiap biji jagung yang ditanam hari ini, tumbuh bersama harapan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan sejahtera,” katanya — sebuah pesan sederhana yang bergema kuat di ladang-ladang hijau Siliwanga.