JAKARTA – Seorang warga Balik Papan, Kalimantan Timur, meminta maaf karena telah memprovokasi orang-orang di media sosial untuk menolak kedatangan Habib Bahar bin Smith di Manado.
Mengutip dari akun Facebook bernama Herman Alzia, pria yang diketahui bernama Silazh Sumenge alias Agussilas Sompetako itu meminta maaf hari ini, Selasa (16/10) kepada para Habib, FPI dan seluruh umat Islam.
“Saudara Agus menyadari kekhilafan dan kesalahannya dengan komentarnya (di Facebook) yang bisa memicu kericuhan antar umat beragama,” ujar Herman.

Lewat postingannya itu, Herman Alzia juga mengunggah beberapa foto dan video yang menunjukkan Agus meminta maaf sambil menangis dan memeluk orang-orang yang ada dalam ruangan (rumah).


Habib Bahar datang ke Manado dalam rangka menghadiri Haul akbar ke 7 dari Ayahnya, Al Habib Ali bin Abdurrahman bin Smith dan Doa akbar untuk bangsa Indonesia khususnya doa bersama untuk Palu dan Donggala.
Namun, kedatangannya sempat terjadi penolakan oleh ratusan massa yang tergabung dalam ormas adat Minahasa di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, Senin (15/10) kemarin.
Bahkan diantara massa yang menolak ada sejumlah orang berpakaian adat Minahasa lengkap dengan senjata tajam.
Habib Bahar beserta rombongan sempat tertahan di Bandara, tetapi kemudian diketahui Habib Bahar bisa keluar bandara dengan selamat dan bisa menghadiri Haul akbar tersebut.
Tonton videonya berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=OAmb7LF8m7M&feature=youtu.be
Erick Ginting
















