Alreinamedia.com – Karimun, Jaring masih menjadi alat tangkap utama yang menopang produktivitas nelayan sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. Menyadari pentingnya peran tersebut, PT Timah Tbk kembali menyalurkan bantuan alat tangkap bagi nelayan di wilayah operasional perusahaan.
Pekan lalu, perusahaan menyerahkan bantuan berupa jaring udang kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumur Air Mawar di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.
Bagi nelayan tradisional, jaring bukan sekadar perlengkapan, melainkan aset utama untuk mencari nafkah. Di tengah kenaikan harga perlengkapan melaut, ketersediaan jaring yang layak pakai sangat menentukan hasil tangkapan.
Bantuan tersebut disambut antusias anggota KUB Sumur Air Mawar yang mayoritas menggantungkan hidup dari tangkapan udang di perairan pesisir Pantai Kobel. Ketua KUB Sumur Air Mawar, Amri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dan menyebutkan bantuan ini merupakan yang pertama kali diterima kelompoknya dari PT Timah.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan jaring ini. Harga jaring sekarang tidak sebanding dengan penghasilan nelayan. Bantuan ini sangat kami harapkan,” ujarnya.
Menurut Amri, saat ini nelayan tengah memasuki musim udang dengan harga jual yang relatif baik. Dengan tambahan jaring baru, mereka optimistis hasil tangkapan dapat meningkat.
Sebagai nelayan tradisional, anggota KUB biasanya melaut di pesisir Pantai Kobel. Keterbatasan alat tangkap selama ini menjadi salah satu kendala utama. Jaring udang yang digunakan umumnya harus diganti setiap tiga hingga empat bulan akibat kerusakan, sementara harga alat tangkap terus naik dan harga udang tidak selalu stabil.
“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau jaring rusak, untuk membeli yang baru terasa berat karena harga tidak seimbang dengan pendapatan,” katanya.
Dengan adanya bantuan ini, nelayan tidak hanya dapat mengganti jaring yang rusak, tetapi juga menambah jumlah alat tangkap yang digunakan. Upaya tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan pendapatan nelayan.
Program bantuan alat tangkap ini merupakan bagian dari komitmen PT Timah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir dan memperkuat ketahanan ekonomi nelayan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

















