Olahraga

Punggung Ramon Tanque: Fokus Manahan, Bojan Hodak Siapkan Antisipasi Cedera

×

Punggung Ramon Tanque: Fokus Manahan, Bojan Hodak Siapkan Antisipasi Cedera

Sebarkan artikel ini

Kemenangan Tipis Persib Bandung di Kandang Persis Solo, Fokus Beralih ke Kondisi Pemain

Solo – Persib Bandung berhasil mencuri poin penuh dari kandang Persis Solo dalam lanjutan Super League Indonesia 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu, 31 Januari 2026, berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk keunggulan tim tamu. Gol tunggal kemenangan Persib dicetak oleh Andrew Jung di babak pertama.

Meskipun meraih hasil positif, sorotan utama usai pertandingan justru tertuju pada kondisi kebugaran beberapa pemain Persib, terutama penyerang Ramon Tanque. Pemain yang masuk menggantikan Andrew Jung di pertengahan laga ini sempat terlihat menunjukkan ketidaknyamanan pada area punggungnya.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, membenarkan adanya kekhawatiran tersebut. Ia menegaskan bahwa pergantian pemain yang melibatkan Ramon Tanque bukan semata-mata karena pertimbangan taktik, melainkan lebih kepada langkah antisipasi untuk menjaga kondisi fisik pemain agar tetap prima menghadapi jadwal padat yang menanti.

Ramon Tanque, yang diturunkan setelah Andrew Jung ditarik keluar lebih awal, menunjukkan performa yang cukup aktif di lini serang. Namun, beberapa kali ia tertangkap kamera memegangi bagian punggungnya, menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan cedera yang dialaminya.

Situasi ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi tim pelatih. Bojan Hodak mengakui bahwa Ramon memang merasakan sesuatu yang tidak beres pada tubuhnya. Namun, ia belum bisa memberikan pernyataan pasti mengenai cedera yang dialami pemainnya tersebut.

Baca Juga :  Shayne Pattynama Terpesona Timnas, Siap Dukung di Perempat Final

“Apakah itu benturan karena dia memegang bagian rusuknya belakangnya. Tapi kami perlu memeriksanya, saya belum tahu,” ujar Bojan usai pertandingan.

Bojan menjelaskan bahwa indikasi awal menunjukkan kemungkinan adanya benturan saat duel di lapangan yang menyebabkan rasa sakit tersebut. Namun, kepastian mengenai cedera dan tingkat keparahannya baru bisa diketahui setelah tim medis melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Prioritas Pencegahan Cedera

Pelatih asal Bosnia ini menekankan bahwa kehati-hatian dan pencegahan cedera menjadi prioritas utama tim pelatih. Ia tidak ingin mengambil risiko sekecil apapun yang berpotensi mengganggu kesiapan pemain untuk pertandingan-pertandingan krusial berikutnya.

“Kami perlu memeriksanya, saya belum tahu,” tambahnya, menegaskan bahwa tim medis akan segera melakukan pengecekan lanjutan untuk mengetahui secara pasti kondisi Ramon Tanque.

Selain membahas kondisi pemain, Bojan Hodak juga memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan melawan Persis Solo. Ia mengakui bahwa laga tersebut diprediksi akan berjalan sulit sejak awal. Peningkatan performa yang ditunjukkan oleh Persis Solo menjadi salah satu faktor yang diperkirakan Bojan.

“Mereka terlihat cukup bagus, jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Lihat, kami punya 2–3 peluang, tapi tidak semua jadi gol,” ungkap Bojan.

Baca Juga :  Live Malut United vs Persib: Super League Pekan 12

Meskipun demikian, Bojan menilai bahwa keseimbangan permainan timnya masih terjaga dengan baik. Lini pertahanan dinilai tampil disiplin dan mampu menahan gempuran serangan lawan, sementara sektor tengah juga berhasil menjalankan perannya dalam mengalirkan bola dan menjaga ritme permainan.

“Satu-satunya masalah adalah penyelesaian akhir, dari 3 peluang ini, kami hanya mencetak 1 gol. Andrew punya 2 peluang dan mencetak 1 gol, jadi dia sudah menjalankan tugasnya,” evaluasi Bojan mengenai efektivitas serangan timnya.

Terkait keputusan strategis untuk menarik keluar Andrew Jung dan memasukkan Ramon Tanque, Bojan kembali menegaskan bahwa alasan utamanya adalah murni faktor pencegahan. Ia ingin memastikan bahwa Andrew Jung tetap dalam kondisi terbaik dan siap untuk diturunkan dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Setelah itu kami menarik dia keluar, itu untuk antisipasi (cedera), supaya bisa tampil di pertandingan berikutnya,” jelas Bojan. Keputusan ini menunjukkan komitmen tim pelatih untuk menjaga kebugaran seluruh pemain demi performa optimal Persib di sisa kompetisi.

Perjalanan Super League Indonesia 2025/2026 masih panjang, dan dengan jadwal yang padat, manajemen cedera pemain akan menjadi kunci keberhasilan Persib Bandung dalam perburuan gelar juara. Perkembangan kondisi Ramon Tanque akan terus dipantau dan menjadi perhatian utama tim medis serta pelatih dalam beberapa hari ke depan.