Mohamed Salah, Senjata Pemadam Api bagi Liverpool
Mohamed Salah memiliki catatan yang luar biasa dalam pertandingan melawan Manchester United di Liga Inggris. Rekam jejaknya yang menakutkan ini bisa menjadi senjata utama bagi Liverpool saat menjamu rival bebuyutan mereka di Anfield pada Minggu (19/10/2025) pukul 23.30 WIB dalam lanjutan Premier League 2025–2026.
Meski Liverpool sedang mengalami penurunan performa dengan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi melawan Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea, semangat tetap menyala di kubu The Reds. Alasannya adalah karena performa tandang Manchester United musim ini jauh dari memuaskan.
Sejak mengalahkan Leicester City 3-0 pada Maret lalu, Setan Merah belum pernah sekali pun meraih kemenangan dalam delapan laga tandang Premier League. Ini menjadi rekor tandang terburuk mereka, hanya kalah dari rentetan 11 laga tanpa kemenangan yang pernah dialami era Sir Alex Ferguson pada 1989.
Dan ketika bertemu Liverpool, ada satu nama yang selalu menjadi mimpi buruk bagi Manchester United: Mohamed Salah. Si Penghancur Setan Merah.
Rekor Mengesankan Mohamed Salah
Salah telah mencetak 13 gol dan terlibat dalam 19 gol saat menghadapi Manchester United, lebih banyak dari pemain mana pun dalam sejarah Premier League. Ia berada dalam klub elite bersama legenda seperti Les Ferdinand, Alan Shearer, Frank Lampard, Harry Kane, dan Wayne Rooney yang mencetak 20+ keterlibatan gol melawan satu tim.
Secara keseluruhan, bintang Mesir itu telah mengoleksi 16 gol dari 17 pertemuan kontra Manchester United. Catatan ini cukup untuk membuat pertahanan Setan Merah kembali siaga satu.
Namun, performa Salah musim ini sedikit menurun. Dari tujuh pertandingan Premier League 2025–2026, ia baru mencatatkan 2 gol dan 2 assist, turun tajam dibanding musim lalu pada periode yang sama (8 keterlibatan gol). Jumlah tembakannya juga menyusut, dari 22 menjadi 12, serta hanya lima yang tepat sasaran turun dari 15 musim sebelumnya.
Sinyal Positif untuk Mohamed Salah
Meski begitu, sinyal positif mulai terlihat. Salah baru saja mencetak dua gol untuk Timnas Mesir, yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Dan jika ada waktu yang tepat bagi Salah untuk “meledak” lagi, tak ada momen yang lebih sempurna selain laga panas menghadapi musuh bebuyutan di Anfield yang juga merupakan kunjungan ke-100 Manchester United ke markas Liverpool.
Gol dari sang Raja Mesir malam ini bukan hanya bisa memperpanjang penderitaan United, tapi juga memulihkan kepercayaan diri sang juara bertahan.
Peran Penting Mohamed Salah dalam Laga Besar
Laga antara Liverpool dan Manchester United bukan hanya sekadar pertandingan biasa. Ini adalah pertemuan besar yang penuh dengan sejarah dan emosi. Mohamed Salah, sebagai salah satu pemain terpenting dalam sejarah klub, memiliki peran krusial dalam pertandingan ini.
Kehadirannya di lapangan bisa menjadi kunci kemenangan bagi Liverpool. Meskipun performanya musim ini tidak sebaik dulu, ia masih memiliki kemampuan untuk memengaruhi jalannya pertandingan. Kombinasi antara pengalaman dan motivasi akan menjadi faktor penting dalam laga ini.

















