Kesehatan

Remaja Rentan HIV/AIDS di Jambi, Wali Kota Maulana Dorong Edukasi Tanpa Diskriminasi

×

Remaja Rentan HIV/AIDS di Jambi, Wali Kota Maulana Dorong Edukasi Tanpa Diskriminasi

Sebarkan artikel ini

Bantuan dan Penyuluhan untuk Penderita HIV/AIDS di Kota Jambi

Pemerintah Kota Jambi terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak penyakit HIV/AIDS. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah 72 paket sembako nutrisi serta obat-obatan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para penyandang HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Walikota Jambi, Maulana, mengatakan bahwa dirinya datang ke Yayasan Kanti Sehati untuk memberikan bantuan dari Kementerian Sosial. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat agar tidak mengucilkan orang-orang yang terkena HIV/AIDS. “Kami berharap mereka bisa hidup dengan baik dan tetap memiliki semangat,” ujarnya.

Selain bantuan sembako, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Kesehatan juga memberikan penyuluhan tentang kesehatan kepada para penyandang HIV/AIDS. Menurut Maulana, sebanyak 71 orang penderita HIV/AIDS telah mendapatkan penyuluhan tersebut. Selain itu, mereka juga diberikan nutrisi dan suplemen untuk menjaga kondisi kesehatan mereka.

Maulana menjelaskan bahwa di tahun 2024 lalu, terdapat sekitar 200 orang yang terdeteksi positif HIV/AIDS. Namun, pada tahun 2025 ini, jumlah orang dengan potensi tinggi tertular HIV/AIDS mencapai 14 ribu. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus memberikan dukungan baik secara moral maupun material.

Baca Juga :  Cegah Diabetes Dini: Kunci Dokter Terungkap

“Tujuan kami adalah membangun kesadaran masyarakat agar tidak menghindari atau mengucilkan penyandang HIV/AIDS. Kami juga ingin mencegah penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Menurut data yang disampaikan oleh Maulana, penyandang HIV/AIDS di Kota Jambi sebagian besar adalah laki-laki. Penularan terjadi melalui berbagai faktor, termasuk pergaulan bebas. Hal ini menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

Peran Yayasan Kanti Sehati dan Kementerian Sosial

Yayasan Kanti Sehati, yang menjadi mitra pemerintah dalam program bantuan bagi penyandang HIV/AIDS, mendapatkan dukungan dari Globalfan. Namun, pemerintah juga terus berusaha mencari bantuan dari pusat, seperti Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menjelaskan bahwa program bantuan yang diberikan kepada penyandang HIV/AIDS di Yayasan Kanti Sehati merupakan bagian dari atensi Kementerian Sosial. “Ini adalah bagian dari program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS,” katanya.

Baca Juga :  Pangan Kadaluwarsa Banyak Ditemukan di Wilayah Kerja BPOM Kupang

Yunita juga menyebutkan bahwa Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) akan terus dievaluasi agar lebih kuat dan efektif dalam menangani isu HIV/AIDS. “Data yang kami terima menunjukkan bahwa jumlah penyandang HIV/AIDS di Kota Jambi cukup banyak, yaitu ribuan orang,” ujarnya.

Data dan Tantangan dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Ketua Yayasan Kanti Sehati, David Chandra Harwindo, menyampaikan bahwa jumlah penyandang HIV/AIDS di Kota Jambi mencapai 1.203 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.144 orang sudah terlibat dalam program pengobatan dan terapi.

David menyoroti bahwa kasus HIV/AIDS di kalangan remaja cukup tinggi. “Faktor utamanya adalah pergaulan bebas,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa stigma terhadap penyandang HIV/AIDS masih sangat tinggi, sehingga banyak orang enggan mengakui kondisinya.

“Padahal, pengakuan awal sangat penting agar bisa mendapatkan penanganan dini,” tutupnya.