Scrool Untuk Baca Berita
Gaya Hidup

Rumor Suzy dan Jongho ATEEZ Belum Terbukti, Bukti di Medsos Dipertanyakan

×

Rumor Suzy dan Jongho ATEEZ Belum Terbukti, Bukti di Medsos Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Rumor Suzy dan Jongho ATEEZ Belum Terbukti, Bukti di Medsos Dipertanyakan
Rumor Suzy dan Jongho ATEEZ Belum Terbukti, Bukti di Medsos Dipertanyakan

Alreinamedia.com – Rumor hubungan asmara Suzy dan Jongho ATEEZ yang menyebar di media sosial belum didukung bukti terverifikasi. Hingga 3 November 2026, keduanya belum memberikan konfirmasi, sementara agensi masing-masing juga belum menyampaikan pernyataan resmi.

Spekulasi itu mencuat setelah seorang pengguna X mengunggah sejumlah foto yang dinilai memperlihatkan kesamaan aktivitas Suzy dan Jongho. Unggahan tersebut turut menyiratkan bahwa hubungan keduanya bersifat pribadi, tetapi bukan rahasia.

Laporan Zapzee menyebut dugaan itu berangkat dari perbandingan unggahan Instagram kedua artis. Materi yang beredar juga mencakup tangkapan layar yang diklaim menunjukkan Jongho menyukai beberapa unggahan Suzy.

Namun, materi tersebut tidak serta-merta meyakinkan warganet. Sejumlah pengguna menilai kemiripan foto maupun interaksi sederhana di media sosial belum cukup untuk memastikan bahwa dua orang menjalin hubungan romantis.

Baca Juga :  Ini Manfaat Vitamin B Kompleks Untuk Kesehatan

Perhatian terhadap rumor itu ikut meningkat karena Suzy dan Jongho pernah tampil bersama dalam program KBS Moving Voices pada 2024. Momen interaksi mereka, termasuk ketika Jongho terlihat malu, kembali dibicarakan di media sosial.

Meski demikian, kemunculan bersama dalam sebuah acara televisi hanya menunjukkan bahwa keduanya pernah berada dalam satu program. Hal itu tidak menjadi bukti adanya hubungan di luar pekerjaan, sementara sebagian penggemar juga mempertanyakan perbandingan waktu unggahan yang disebut berjarak lebih dari satu bulan.

Sejumlah komentar lain menyoroti bahwa Jongho merupakan junior Suzy di industri hiburan. Beragam tanggapan itu memperlihatkan bahwa isu tersebut berkembang melalui tafsir warganet atas foto, interaksi, dan penampilan televisi, bukan informasi yang telah dipastikan oleh pihak terkait.