Berita Olahraga

Rusuh India: Messi Datang, EO Dicokok

×

Rusuh India: Messi Datang, EO Dicokok

Sebarkan artikel ini

Kekacauan Tur Lionel Messi di India: Penyelenggara Ditangkap, Penggemar Kecewa Berat

KOLKATA – Sebuah insiden mengejutkan mewarnai kunjungan megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, ke India. Ketua penyelenggara acara tur Lionel Messi di Kolkata, Satadru Dutta, dilaporkan telah ditangkap oleh aparat kepolisian menyusul kericuhan yang melibatkan para suporter. Amukan penonton pecah setelah Messi hanya tampil selama 20 menit dalam acara yang digelar di Stadion Salt Lake, Sabtu (13/12/2025), dan meninggalkan lokasi lebih cepat dari jadwal yang seharusnya.

Kehadiran Messi di India merupakan bagian dari rangkaian acara bertajuk GOAT (Greatest of All Time/Terbaik Sepanjang Masa) Tour. Tur ini mencakup berbagai kegiatan di empat kota besar India: Kolkata, Hyderabad, Mumbai, dan New Delhi. Rangkaian acara tersebut tidak hanya terbatas pada penampilan Messi, tetapi juga meliputi konser musik, sesi pelatihan sepak bola (coaching clinic), turnamen padel, hingga peluncuran program amal.

Direktur Jenderal Kepolisian Negara Bagian Bengal Barat, Rajiv Kumar, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Ketua penyelenggara sudah ditahan. Investigasi telah dimulai, dan kami akan memastikan siapa pun yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa pihak penyelenggara acara (EO) telah memberikan jaminan tertulis untuk mengembalikan dana (refund) kepada para pemegang tiket yang merasa kecewa karena tidak dapat menyaksikan penampilan Messi sesuai dengan harapan mereka.

Sementara itu, Inspektur Jenderal (Hukum dan Ketertiban), Javed Shamim, menyatakan bahwa situasi di sekitar stadion berangsur-angsur kondusif. “Pada tahap ini kami belum bisa menyebutkan siapa yang bertanggung jawab. Penyelidikan masih berlangsung dan siapa pun yang terbukti bersalah akan dikenai sanksi,” ujar Shamim, menekankan bahwa proses hukum masih berjalan untuk mengungkap akar permasalahan.

Baca Juga :  Posyandu Subang: Unggul Berantas Stunting

Kronologi Kacau Balau Tur Messi di India

Masalah mulai timbul sesaat setelah Messi tiba di Stadion Salt Lake, Kolkata. Rencana awal adalah sang bintang lapangan hijau akan menyapa para penggemarnya dengan melakukan parade mengelilingi lapangan. Namun, rencana ini terganggu oleh kehadiran puluhan pejabat, politisi, selebritas, serta keluarga mereka yang diizinkan masuk ke area lapangan.

Kehadiran tamu kehormatan ini justru menghambat pergerakan Messi. Begitu melangkah ke lapangan, ia langsung dikelilingi oleh kerumunan orang dan para juru foto (paparazzi). Situasi menjadi semakin tidak terkendali, memaksa tim keamanan untuk membatalkan agenda acara lebih awal demi menjaga keselamatan sang bintang dan para tamu.

Akibatnya, Messi hanya berada di lapangan selama kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya dievakuasi keluar dari stadion bersama dengan para tamu Very Very Important Person (VVIP) lainnya. Keputusan ini sontak memicu gelombang kemarahan dari ribuan penonton yang telah mengeluarkan kocek tidak sedikit untuk menyaksikan Messi secara langsung. Harga tiket yang dibanderol berkisar antara 5.000 rupee (sekitar Rp 918.000) hingga 15.000 rupee (sekitar Rp 2,75 juta).

Kekecewaan yang mendalam dengan cepat berubah menjadi amarah. Sejumlah penonton dilaporkan melemparkan botol minuman dan merusak fasilitas stadion, termasuk papan reklame. Aparat keamanan terpaksa turun tangan untuk meredam kerusuhan yang semakin memanas.

“Hanya para pejabat dan aktor yang bisa mendekati Messi… Lalu mengapa mereka mengundang kami? Kami punya tiket 12.000 rupee (sekitar Rp 2,2 juta), tetapi kami malah tidak bisa melihat wajahnya,” keluh salah seorang suporter yang hadir, menggambarkan kekecewaannya yang luar biasa.

Seorang penonton lain bernama Ajay Shah mengaku telah menghabiskan gaji sebulannya demi bisa menyaksikan Messi secara langsung. “Saya bayar 5.000 rupee (Rp 918.000) untuk tiket dan datang bareng anak saya untuk menonton Messi, bukan politisi. Polisi dan personel militer bisa berfoto selfie (dengan Messi), dan manajemenlah yang harus disalahkan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  IKA MMR UGM: Rumah Sakit Naik 88 Persen, Tapi Dokter dan Layanan Kurang

Video-video yang merekam aksi kericuhan tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial, menciptakan kontras yang menyakitkan dengan sambutan hangat yang diterima Messi saat pertama kali tiba di Kolkata pada pagi harinya.

Masa Depan Tur Messi di India Menjadi Pertanyaan Besar

Kolkata merupakan kota pertama dalam rangkaian tur tiga hari Lionel Messi di India. Rencananya, sang mega bintang akan melanjutkan perjalanannya ke Hyderabad, Mumbai, dan New Delhi. Kolkata sendiri merupakan ibu kota Negara Bagian Benggala Barat, sebuah wilayah yang dikenal memiliki basis penggemar sepak bola yang sangat besar di India, bersaing ketat dengan Negara Bagian Kerala dan Goa. Meskipun demikian, di tingkat nasional, kriket tetap memegang predikat sebagai olahraga paling populer.

Namun, kekacauan yang terjadi di Kolkata menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan para penyelenggara di kota-kota berikutnya. Aspek keamanan dan profesionalisme dalam penyelenggaraan acara kini menjadi sorotan utama. Para penggemar sepak bola dan para pengamat industri bertanya-tanya, apakah insiden serupa akan terulang kembali di kota-kota lain, atau justru kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga yang dapat meningkatkan kelancaran tur Messi di India.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai jadwal pasti atau kemungkinan adanya perubahan rencana tur Messi di kota-kota India selanjutnya. Ketidakpastian ini menambah daftar kekhawatiran di kalangan para penggemar yang berharap dapat melihat aksi idolanya secara langsung.