Meranti

Sambut Bulan Kemerdekaan, Eka dan PM Haze Lakukan Kegiatan Merdeka Tanpa Asap

×

Sambut Bulan Kemerdekaan, Eka dan PM Haze Lakukan Kegiatan Merdeka Tanpa Asap

Sebarkan artikel ini
Anggota Lembaga Ekonomi Kreatif Andalan foto bersama dengan siswa siswi SMP Sungai tohor di lokasi lahan gambut pada sabtu 5 agustus 2023. (Syahrul)

MERANTI – Menyambut bulan kemerdekaan yaitu bulan Agustus pada setiap tahunnya, Lembaga Ekonomi Kreatif Andalan pada awal agustus 2023 lalu melakukan kegiatan edukasi untuk masyarakat terkait gambut, permasalahannya dan juga mengedukasi resiko jika lahan gambut terbakar.

Kegiatan ini dilakukan padahari sabtu lalu 5 agustus 2023, dan diikuti oleh 30 siswa/i dari sekolah SMP Negeri 1 Sungaitohor, dengan teman kegiatan ‘’Merdeka Tanpa Asap’’.

Selain mengedukasi para siswa terkait lahan gambut dan bahayanya jika gambut terbakar, EKA juga melakukan sosialisasi kegiatan restorasi gambut yang telah mereka dilakukan sejak beberapa tahun lalu dengan melakukan pembasahan, regenerasi, dan kegiatan lainnya.

Kegiatan ini juga menggandeng Lembaga Singapura yaitu People Movements Stop Haze (PM Haze) yang juga sangat konser terkait permasalahan asap baik local maupun global. Pada akhir kegiatan ini, para siswa diajak untuk melakukan penanaman pohon secara bersama-sama di lokasi restorasi gambut Desa Sungaitohor.

Ferenky selaku pengurus EKA mengatakan ‘’saat ini kita mulai memasuki musim kemarau, hujan mulai jarang turun, dan tanah gambut menjadi kering dan sangat mudah terbakar. Resiko terjadi kebakaran sangat mungkin terjadi saat seperti ini. Jadi kita ingin edukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran di lahan gambut karena resikonya sangat besar, kebun bisa terbakar dan asap akan mengganggu kesehatan kita dan keluarga kita,” terangnya.

Baca Juga :  EKA dan PM HAZE Edukasi Dampak Kebakaran Gambut di Pulau Rangsang

‘’Kita edukasi anak-anak sekolah dari SMP Negeri 1 Sungaitohor sebanyak 30 orang dari beberapa kelas yang ada beserta beberapa orang guru pendamping, dengan harapan mereka dapat menyampaikan informasi ini kepada orangtua mereka di rumah. Kita lakukan kepada anak-anak muda karena mereka adalah generasi penerus dan menjadi agen perubahan bangsa ini termasuk perubahan perilaku. Para siswa kita bawa langsung ke lokasi restorasi gambut yang sudah kita lakukan sejak beberapa tahun lalu. Hal ini agar anak-anak lebih paham kondisi lahan gambut di kampungnya,” tutur Ferenky.

Di lokasi restorasi ini anak-anak diedukasi langsung oleh team EKA serta beberapa pembicara lainnya. Kegiatan berjalan dengan santai sambil duduk dibawah pohon tak jauh dari sekat kanal yang diperbaiki EKA beberapa waktu yang lalu.

Anak-anak diajak melihat kelapangan secara langsung, melihat nursery, diajak berdiskusi serta memberikan ide-ide mereka.

Albanik selaku ketua EKA yang juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan ‘’Merdeka Tanpa Asap ini kita lakukan guna menyambut hari kemerdekaan Indonesia pada 17 agustus mendatang, dan tahun ini Indonesia telah memasuki usia yang ke 78 tahun. Begitu juga dengan singapura, mereka juga merayakan hari kemerdekaan nya di bulan agustus juga,” terang Albanik.

Baca Juga :  Jampidmil Hadir di Perbatasan Negara, Lakukan Sosialisasi di Kantor Bupati Natuna

‘’Jadi kegiatan Merdeka Tanpa Asap ini membawa pesan untuk kita semua agar jangan melakukan pembakaran apapun saat musim kemarau seperti ini, terutama lahan gambut, sehingga saat kita merayakan hari kemerdekaan nanti tak ada asap yang kita hirup, kita lebih sehat, langit pun tetap biru, lahan atau kebun kita juga selamat. Menyambut hari kemerdekaan tahun ini, kita berharap semua lapisan masyarakat yang tinggal di lahan gambut dapat menahan diri untuk tidak membakar lahan sehingga kegiatan perayaan kemerdekaan dapat kita lakukan tanpa harus menghirup asap, dan berjibaku untuk memadamkan api seperti yang pernah terjadi beberapa tahun silam. Kita berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat kita lakukan setiap tahunnya untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya lahan gambut kepada masyarakat secara luas,”tutup Albanik.(Syahrul)