Politik

SBY Tak Ingin Terus Dikaitkan dengan Proyek Hambalang, 10 Tahun Tahan Emosi

×

SBY Tak Ingin Terus Dikaitkan dengan Proyek Hambalang, 10 Tahun Tahan Emosi

Sebarkan artikel ini

Alreinamedia, Jakarta – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar dirinya, keluarganya, dan Partai Demokrat tak lagi dikait-kaitkan dengan kasus Proyek Hambalang.

SBY mengatakan tuduhan sejumlah kalangan seolah ada keterlibatan dirinya dan Demokrat dalam Proyek Hambalang sengaja digoreng oleh pihak tertentu.

Ia mengatakan, dihentikannya proyek tersebut dilakukan karena ada masalah hukum di dalamnya. Itupun sudah selesai kasusnya.

Sementara untuk kelanjutan proyek tersebut jelas bukan lagi jadi tanggung jawabnya karena ia bukan lagi presiden.

“Itu jadi hak pemerintah PresidenJokowi, jangan dikait-kaitkan denganSBY dan Partai Demokrat,” kataSBY saat menyampaikan pidato penutupan di hadapan caleg Partai Demokrat di HotelThe Sultan,Jakarta, Minggu (11/11).

SBY mengatakan, Jokowi bisa melanjutkan pembangunan proyek tersebut sebagai Presiden, sama seperti saat ia melanjutkan proyek pembangunan pemerintahan sebelumnya.

“Kita dulu juga melanjutkan proyek-proyek dari pemerintah sebelumnya,” kata SBY.

Baca Juga :  Waketum Gerindra Poyuono Ungkap Isi Pertemuan dengan Moeldoko

Dalam kesempatan itu, SBY juga meminta kepada rakyat Indonesia agar tak mudah percaya dengan tuduhan yang dilemparkan kepada dirinya maupun Partai Demokrat. Dia juga berpesan agar rakyat pun tak mudah melemparkan fitnah ke pihak manapun.

SBY juga curhat selama ini menahan emosi karena selama 10 tahun kerap dicurigai terlibat dalam kasus Bank Century. Hal ini yang melatarbelakangi ia dan partainya begitu serius menanggapi pemberitaan soal Bank Century di media asing, Asia Sentinel.

“Saya menahan emosi saya karena selama hampir 10 tahun ini saya pribadi, keluarga dan PD terus dituduh dicurigai bahkan difitnah seolah-olah ada kejahatan yang kami lakukan. Seolah-olah menerima aliran dana dari Bank Century. 10 tahun saya dan keluarga dan Demokrat menahan segala perasaan itu,” kata SBY.

Terkait pemberitaan tersebut, SBY bahkan mengutus langsung Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan untuk memimpin tim investigasi. Sekitar 60 hari bekerja, Hinca Cs melaporkan hasil temuannya pada SBY.

Baca Juga :  Demokrasi: Pusaran Kerakusan, Kerusakan, Kerasukan?

“Penjelasan Bung Hinca lengkap dan gamblang disampaikan berdasarkan fakta dan kebenaran,” katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, kata SBY, terbukti bahwa kasus Bank Century yang dikaitkan dengan dirinya dan Demokrat hanya fitnah. “Saya pertanggung jawankan ucapan saya dunia akhirat,” katanya.

SBY mengungkapkan alasan ia dan Demokrat menyikapi serius pemberitaan media asal Hong Kong tersebut. Menurutnya isi pemberitaan tersebut sangat keterlaluan dan bisa merusak jika dibiarkan. “Bisa menghacurkan nama baik SBY dan Demokrat selamanya,” katanya.

Apalagi, kata SBY, fitnah besar itu diberitakan dan digoreng di tahun politik.

“Karenanya demi kebenaran dan keadilan investigasi Asia Sentinel ini memang kita niatkan, harus diselesaikan,” ujarnya. (am/cnn indonesia)