Berita

Sesak Napas di Akhir Kehamilan, Tanda Peringatan?

×

Sesak Napas di Akhir Kehamilan, Tanda Peringatan?

Sebarkan artikel ini

Pada trimester ketiga kehamilan, beberapa ibu mungkin mulai merasakan kesulitan bernapas atau rasa “sesak” saat melakukan aktivitas, bahkan saat sedang duduk santai.

Tetapi pada kenyataannya, apakah hal itu wajar?

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, rasa sesak atau napas yang terasa berat selama trimester ketiga kehamilan adalah hal yang sangat wajar. Hal ini disebabkan oleh ukuran bayi yang sudah cukup besar sehingga menekan diafragma ibu.

Ya Bu, keadaan ini terjadi karena ruang di dalam perut ibu semakin sempit akibat perkembangan janin yang menekan organ-organ sekitarnya, termasuk paru-paru dan diafragma. Akibatnya, ibu lebih mudah merasa lelah dan sesak napas.

“Tekanan di dalam rongga perut meningkat sehingga perkembangan paru-paru tidak dapat optimal. Oleh karena itu, ibu hamil pada trimester ketiga sering merasa sesak napas jika melakukan aktivitas yang cukup berat,” kata dr. Dinda kepada MOM, Senin (6/10).

Baca Juga :  KPU Kepri, Umumkan 12 Partai Politik Belum Lengkapi Laporan Awal Kampanye

Cara Mengurangi Perasaan Sesak Pada Trimester Ketiga Kehamilan

Meski umum, bukan berarti keadaan tersebut tidak bisa diprediksi, Ibu. dr. Dinda menyarankan beberapa langkah yang dapat dilakukan sejak awal kehamilan agar trimester ketiga terasa lebih nyaman, antara lain:

1. Pengendalian Peningkatan Berat Badan

Secara ideal, kenaikan berat badan selama masa kehamilan sekitar 12 kg, terutama untuk ibu yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) normal. Hal ini karena kenaikan berat badan yang terlalu besar dapat semakin memberatkan fungsi paru-paru dan jantung.

2. Rutin Berolahraga

Olahraga selama masa kehamilan, khususnya gabungan antara latihan kardio dan penguatan otot ringan, disarankan. Latihan kardio seperti jalan kaki, berenang, atau senam khusus untuk ibu hamil dapat membantu menjaga fungsi jantung dan paru-paru tetap dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Nadiem Makarim

“Kombinasi antara kekuatan dan kardio, terutama latihan kardio, akan menghasilkan paru-paru yang lebih baik. Jantung dan paru-paru yang lebih sehat sehingga tujuannya di trimester ketiga, dia tidak mudah lelah saat beraktivitas,” katanya.

Memasuki trimester ketiga memang penuh tantangan, namun juga menjadi waktu yang penting untuk lebih memperhatikan kesehatan diri sendiri. Jadi, jangan ragu untuk istirahat yang cukup, bergerak secukupnya, dan tetap berkomunikasi dengan tenaga medis, ya, Moms.