Berita

Sidang Mediasi Diundur, Tengah Persoalan Hukum Derenten Gratiskan Pengunjung

×

Sidang Mediasi Diundur, Tengah Persoalan Hukum Derenten Gratiskan Pengunjung

Sebarkan artikel ini

Persoalan Hukum yang Menghadang Kebun Binatang Bandung

Polemik hukum yang menghadapi Kebun Binatang Bandung atau dikenal juga sebagai Derenten masih terus berlangsung. Meskipun dua pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari, yaitu Bisma Bratakoesoemah dan Sri, telah dihukum 7 tahun penjara, kasus ini belum sepenuhnya selesai. Masih ada beberapa proses hukum yang sedang berlangsung di meja persidangan.

Selain itu, Kebun Binatang Bandung juga sedang menggugat Jon Simampau di Pengadilan Negeri Bandung. Sidang mediasi yang seharusnya digelar pada hari Selasa, 4 November 2025, tidak dapat dilaksanakan. Tim lawyer Derenten, Dadan, menyatakan bahwa sidang mediasi ditunda selama dua minggu karena hakim mediasi sedang melakukan kegiatan di luar kota.

“Kami akan kembali menggelar sidang mediasi pada 13 November mendatang,” ujar Dadan atau yang akrab dipanggil Kang Dadan usai mengetahui penundaan tersebut kepada awak media.

Gugatan Melawan Hukum

Dalam gugatan ini, pihak Derenten mengajukan tuntutan perbuatan melawan hukum terhadap Pemerintah Kota Bandung. Selain itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung menjadi turut tergugat pertama, sementara Kementerian Kehutanan menjadi turut tergugat kedua.

Baca Juga :  Kata Mereka Sambut Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97 di Bintan 

Menurut Kang Dadan, gugatan ini dilakukan karena ada hal yang dirugikan oleh pihak Derenten. Dalam bahasa Sunda, ia menyampaikan, “Batu turun keusik naek, itu purun ieu daek” (saling memberi dan menerima untuk mencapai kesepakatan).

“Jadi yang turun itu dari pihak YMT terus sementara dari pihak lawan tidak turun turun,” tambahnya.

Gratis Kunjungan ke Kebun Binatang Bandung

Sementara itu, Humas Bandung Zoo, Sulhan Safe’i, mengatakan bahwa masyarakat atau institusi yang ingin berkunjung ke Derenten dapat melakukannya secara gratis. Namun, mereka harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu melalui media sosial resmi Bandung Zoo.

“Nantinya tim marketing akan mengatur jadwal kunjungan gratis. Ini juga untuk membantu satwa yang sudah lama tidak berinteraksi dengan pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas kunjungan ini bertujuan untuk merelaksasi hewan-hewan di kebun binatang setelah sekian lama ditutup akibat masalah internal pengelolaan.

Baca Juga :  Nam Air Berikan Pesawat Pengganti, Terbangkan Penumpang Natuna Ke Batam

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Untuk memastikan proses kunjungan berjalan lancar, pihak Derenten telah menyiapkan tim khusus yang akan mengatur jadwal kunjungan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan interaksi antara hewan dan pengunjung, sehingga kondisi mental dan fisik hewan dapat terjaga dengan baik.

Selain itu, pihak Derenten juga terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa menyelesaikan masalah hukum yang sedang berlangsung. Dengan adanya kunjungan gratis, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kebun binatang ini.

Kesimpulan

Masalah hukum yang menghadapi Kebun Binatang Bandung masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. Meski beberapa pihak telah dihukum, masih ada gugatan yang sedang berlangsung. Dengan adanya langkah-langkah seperti kunjungan gratis, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kondisi hewan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan satwa liar.