JAKARTA – Ratna Sarumpaet mengakui telah berbohong soal kabar penganiayaan terhadap dirinya yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, 21 September 2018. Dia mengaku melakukan operasi plastik bukan dianiaya.
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutapea yang merasa dibohongi dan dirugikan secara hukum menyatakan sikapnya.
Dia meminta maaf pada semua pihak karena sebelumnya ikut membela kebohongan Ratna. Menurutnya, pembelaan itu murni sebagai bentuk empati rasa kemanusiaan.
Ferdinand pun mendesak kepolisian untuk memproses Ratna yang telah menyebabkan kehebohan dengan kebohongan.
Bahkan Ratna juga telah membohongi banyak elit politik di kubu calon presiden Prabowo Subianto.
“Sy MOHON MAAF kepada semua pihak, kemarin sy membela Ratna dengan keras sbg empati dan rasa kemanusiaan. Sekarang terbuka @RatnaSpaet mengaku berbohong. Atas ini, sy mendesak Kepolisian utk memproses Ratna sarumpaet yang telah menyebabkan semua ini,” cuit Ferdinand lewat akun twitternya, Rabu (3/10).
https://twitter.com/LawanPoLitikJW/status/1047412974585958400
Selain itu, dia meminta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk memecat Ratna dari Tim Pemenangan.
















