Sekurang-kurangnya 10 orang tewas setelah dua kereta cepat bertabrakan pada Rabu, 28 Oktober, di wilayah dekat Madrid, Spanyol. Insiden yang melibatkan rangkaian operator AVE dan Iryo itu terjadi sesaat sebelum pukul 09.15 waktu setempat dan menimpa lebih dari 500 penumpang yang berada di kedua kereta tersebut. Sampai kini penyebab tabrakan masih dalam penyelidikan otoritas.
Kecelakaan membuat sejumlah gerbong tergelincir dan dilaporkan beberapa di antaranya jatuh ke lereng di sisi jalur. Petugas darurat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi penumpang, memberi pertolongan pertama, serta memindahkan korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Evakuasi berlangsung intensif karena kepadatan penumpang di kedua rangkaian.
Esther Padilla, juru bicara pemerintahan regional Castilla-La Mancha, mengonfirmasi jumlah korban meninggal yang sementara tercatat adalah 10 orang dan memperingatkan angka itu bisa meningkat ketika proses identifikasi selesai. Perdana Menteri Pedro Sánchez menyatakan keprihatinan lewat unggahan di akun X-nya dan berkomunikasi dengan Menteri Transportasi serta pimpinan wilayah terkait. Menteri Kesehatan Monica García memperingatkan potensi besarnya tragedi: “Kami belum memiliki angka pasti, tetapi ini akan menjadi tragedi besar,” ujarnya kepada media.
Adif, pengelola infrastruktur kereta api Spanyol, mengumumkan penghentian sementara lalu lintas pada jalur berkecepatan tinggi yang menghubungkan Madrid dengan wilayah selatan termasuk Andalusia. Penutupan jalur diberlakukan untuk mempermudah operasi penyelamatan, pemeriksaan lokasi, dan penyelidikan teknis guna mengungkap faktor yang memicu tabrakan. Belum ada kepastian berapa lama layanan akan terganggu.
Pemerintah daerah menyiapkan gedung olahraga di kota Urda sebagai titik bantuan bagi penumpang dan keluarga yang terdampak. Di sekitar lokasi kecelakaan juga didirikan Pos Medis Lanjutan (Advanced Medical Post) untuk melakukan triase, memberikan perawatan awal, dan mengoordinasikan rujukan pasien yang membutuhkan perawatan rumah sakit lebih lanjut. Hingga laporan ini disusun, jumlah korban luka belum dipastikan dan proses pendataan terus berlangsung.
Media lokal melaporkan kekhawatiran bahwa jumlah korban bisa bertambah, dengan beberapa pihak menyebut dampak kecelakaan ini berpotensi melebihi insiden kereta cepat sebelumnya di wilayah selatan Spanyol yang menewaskan 45 orang pada awal tahun ini. Adif dan otoritas keselamatan kereta api telah memulai penyelidikan resmi untuk menentukan apakah ada faktor teknis, operasional, atau human error yang berperan. Prioritas saat ini tetap pada pertolongan korban, evakuasi penumpang, serta penetapan fakta di lapangan sebelum angka akhir dirilis.
















