Scrool Untuk Baca Berita
Nasional

Thailand Minta Keluarga Siapkan Perbekalan Darurat untuk Tiga Hari

×

Thailand Minta Keluarga Siapkan Perbekalan Darurat untuk Tiga Hari

Sebarkan artikel ini
Thailand Minta Keluarga Siapkan Perbekalan Darurat untuk Tiga Hari
Thailand Minta Keluarga Siapkan Perbekalan Darurat untuk Tiga Hari

Alreinamedia.com – Pemerintah Thailand meminta keluarga menyiapkan tas berisi kebutuhan dasar yang dapat digunakan selama 72 jam pertama setelah bencana atau keadaan darurat. Imbauan Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM) di bawah Kementerian Dalam Negeri itu disampaikan pada awal pekan untuk memperkuat kesiapsiagaan tanpa memicu kepanikan. Persediaan ditujukan agar warga dapat menjaga keselamatan dan memenuhi kebutuhan awal secara mandiri.

Direktur DDPM Nirat Phongsitthavorn mengatakan persiapan semacam ini relevan untuk menghadapi beragam ancaman, bukan hanya kemungkinan konflik internasional. Risiko yang disebut mencakup banjir bandang, luapan air dari kawasan pegunungan, longsor, gempa, wabah penyakit, serta kejadian akibat aktivitas manusia, seperti kebakaran, kerusuhan, dan vandalisme. Sejumlah negara, menurut Nirat, juga mendorong warganya menyimpan makanan, obat, dan kebutuhan dasar di tengah potensi dampak konflik Timur Tengah.

DDPM membagi isi tas ke dalam enam kelompok perlengkapan dan meminta keluarga menyesuaikannya dengan jumlah penghuni serta kebutuhan khusus. Untuk kesehatan, warga dianjurkan membawa kotak pertolongan pertama, obat umum, obat rutin bagi anggota keluarga yang memerlukannya, serta catatan medis. Kelompok pangan meliputi air minum dan makanan siap santap; kebutuhan air yang disarankan mencapai tiga liter per orang setiap hari, atau sembilan liter untuk persediaan tiga hari.

Baca Juga :  Menperin Optimistis Industri Tumbuh 5,5 Persen Tahun 2022

Makanan sebaiknya mudah dikonsumsi dan tidak membutuhkan proses memasak yang rumit. Camilan berenergi dapat menjadi tambahan, sementara keluarga dengan bayi, anak kecil, lansia, atau orang sakit perlu memperhitungkan jenis pangan yang sesuai. DDPM juga memasukkan alat komunikasi dan penerangan ke dalam daftar, antara lain telepon seluler, pengisi daya portabel, senter, baterai cadangan, radio, dan sirene.

Perlengkapan penunjang lain dalam kelompok komunikasi dan penerangan mencakup lilin, korek api, buku catatan, pulpen, pisau lipat, gunting, tali, serta lakban. Barang-barang tersebut dapat membantu warga memperoleh informasi atau memenuhi kebutuhan sederhana ketika layanan listrik dan komunikasi terganggu. Tas juga perlu memuat dokumen keluarga, seperti kartu identitas, izin tinggal, kartu asuransi kesehatan, surat izin mengemudi, buku rekening, sertifikat penggunaan lahan, dan kunci cadangan.

Baca Juga :  Menlu RI: Pemerintah Arab Saudi Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia

Dokumen dianjurkan disimpan dalam wadah tahan air agar tetap terlindungi saat hujan atau banjir. Uang tunai secukupnya juga disarankan untuk mengantisipasi kendala pada jaringan perbankan, pembayaran digital, atau transaksi elektronik. Dua kelompok lainnya adalah perlengkapan kebersihan pribadi—termasuk tisu toilet, sikat dan pasta gigi, perlengkapan mandi, serta kantong sampah—dan pakaian ganti, jas hujan, topi, selimut, atau kantong tidur.

Nirat menekankan perlunya menyiapkan tas yang bisa segera dibawa jika keluarga harus meninggalkan area berbahaya. Tas idealnya ringan, tahan air, dan disimpan di tempat yang mudah dijangkau agar warga tidak kehilangan waktu saat evakuasi. Pemerintah Thailand menyebut persiapan tersebut berguna untuk menghadapi bencana alam maupun situasi lain, termasuk perang siber dan konflik internasional.