Berita

Timnas Padel Indonesia Waspadai Lawan di World Asia Cup Qatar 2025

×

Timnas Padel Indonesia Waspadai Lawan di World Asia Cup Qatar 2025

Sebarkan artikel ini

Timnas Padel Indonesia Siap Torehkan Sejarah di World Asia Cup Qatar 2025

Tim nasional (timnas) padel Indonesia akan mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga raket di Tanah Air. Dengan keikutsertaan perdana mereka di turnamen internasional bertajuk World Asia Cup Qatar 2025, generasi pertama timnas padel Indonesia berada di ambang pencapaian yang luar biasa.

Ajang bergengsi ini akan diselenggarakan pada tanggal 17 hingga 24 Oktober mendatang. Rombongan atlet Indonesia rencananya akan berangkat ke Qatar pada Selasa (14/10/2025). Para atlet akan memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan cuaca terik khas Timur Tengah selama tiga hari sebelum turun bertanding pada Jumat (17/10/2025).

Total 16 atlet, masing-masing delapan putra dan delapan putri, akan membela Indonesia untuk pertama kalinya di level internasional. Mereka telah menjalani pemusatan latihan selama tiga hari sejak Sabtu (11/10/2025) hingga Senin (13/10/2025).

Ketua Umum PB Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin membebani para atlet dengan target yang terlalu muluk. Menurutnya, rata-rata negara-negara kuat di padel telah cukup lama merintis dan memainkan olahraga gabungan antara tenis dan squash ini.

Baca Juga :  HUT ke-11 Bank Mandiri Taspen: Layanan Pensiunan Surabaya Makin Mantap

“Begini ya, kalau diibaratkan Indonesia ini di padel masih bayi,” kata Galih kepada awak media di Republic Padel Simprug, Jakarta, Senin (13/10/2025).

“Sudah ada negara-negara lain yang usianya lebih lama. Contohnya Jepang sudah 13 tahun, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab juga sudah cukup lama.”

“Nah kami berusaha mengejar.”

“Kalau melihat peta kekuatan padel di Asia, di mata saya yang terkuat masih Uni Emirat Arab untuk sektor putra.”

“Mereka punya empat atlet naturalisasi.”

“Lalu ada Arab Saudi, Qatar dan Australia. Di sektor putri ada Jepang.”

“Mereka kuat sekali. Lalu, saya sebetulnya bingung kenapa Iran bisa lolos tanpa kualifikasi.”

“Setelah saya riset ternyata atlet-atlet mereka latihannya di Eropa semua.”

“Sekarang ya Indonesia sedang berusaha mengejar mereka,” ujar Galih.

Kesiapan Atlet dan Strategi yang Dipersiapkan

PBPI telah menyiapkan jumlah atlet sebanyak 20 orang, masing-masing 10 putra dan 10 putri, untuk berlaga di FIP Asia Padel Cup 2025. Namun, satu pasang putra dan satu pasang putri berstatus cadangan.

Kapten tim putra, Mario Yohakim, mengaku telah siap membela Merah Putih di panggung internasional. Ia menyatakan bahwa timnya telah kompak luar-dalam sebagai satu kesatuan timnas padel Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Serahkan Bantuan Sembako Untuk Keluarga DTKS Kabupaten Bintan

“Saya pikir kekuatan kami terletak pada kekompakan antarpemain,” ungkap Mario.

“Kami akan mengerahkan 100 persen kemampuan di FIP Asia Padel Cup 2025 nanti.”

Bernada sama, Kapten Tim Putri, Komang Sri Maryati mengungkapkan bahwa latihan yang dilakukan membuat timnya semakin siap menyambut turnamen berskala Asia itu.

“Gemblengan pelatih selama TC membuat kami siap menyambut turnamen di Qatar.”

“Semoga hasilnya nanti bisa maksimal dan sesuai ekspektasi awal,” harap atlet yang akrab disapa Koko itu.

Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan Padel Indonesia

Meski masih dalam tahap awal, Galih mengungkapkan bahwa PBPI terus berupaya meningkatkan kualitas dan prestasi di bidang padel. Ia menilai bahwa Indonesia perlu belajar dari negara-negara lain yang telah lebih maju dalam olahraga ini.

“Padel adalah olahraga yang sangat dinamis dan membutuhkan waktu serta investasi yang cukup besar untuk berkembang,” tambah Galih.

Dengan partisipasi di World Asia Cup Qatar 2025, Indonesia berharap dapat memperluas wawasan dan pengalaman atletnya. Ini menjadi langkah penting dalam upaya mengejar ketertinggalan dan menciptakan sejarah baru di dunia padel Asia.