otomotif

Tips Aman Mobil Listrik Libur Nataru

×

Tips Aman Mobil Listrik Libur Nataru

Sebarkan artikel ini

Memiliki mobil listrik dan berencana meninggalkannya di rumah untuk jangka waktu yang lama, misalnya saat libur panjang, mudik Natal dan Tahun Baru, atau keperluan lainnya? Jangan khawatir! Ada beberapa langkah penting yang perlu Anda lakukan untuk memastikan mobil listrik Anda tetap dalam kondisi prima selama ditinggalkan.

Sebagai pemilik kendaraan, tentu Anda menyadari bahwa merawat mobil bukan hanya sekadar memarkir dan menguncinya. Mobil listrik, dengan sistem kelistrikan dan baterai yang kompleks, membutuhkan perhatian khusus agar tetap optimal meski tidak digunakan. Jika dibiarkan tanpa persiapan yang memadai, performa mobil bisa menurun, bahkan berisiko mengalami kerusakan.

Berikut adalah panduan lengkap yang bisa Anda ikuti untuk merawat mobil listrik Anda sebelum ditinggalkan di garasi:

Tips Aman Meninggalkan Mobil Listrik di Rumah

Mobil listrik semakin populer karena performanya yang setara dengan mobil konvensional dan keunggulan ramah lingkungannya. Namun, karena ditenagai oleh baterai, perawatan mobil listrik memerlukan perhatian khusus, terutama jika ditinggalkan dalam waktu yang lama. Dengan persiapan yang tepat, mobil listrik Anda akan tetap dalam kondisi terbaik saat Anda kembali menggunakannya.

Berikut adalah tujuh langkah praktis yang bisa Anda lakukan:

  1. Jaga Daya Baterai pada Tingkat Optimal

    • Jangan mengisi daya baterai hingga penuh atau membiarkannya habis total saat mobil tidak digunakan. Idealnya, simpan baterai dalam kisaran 50-80% daya. Ini membantu memperpanjang umur baterai dan mencegah kerusakan akibat stres termal.

      • Penelitian dari Tesla dan Battery University menunjukkan bahwa mempertahankan daya baterai lithium-ion pada level sedang saat tidak aktif adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatannya. Mengisi daya terlalu penuh atau membiarkannya kosong dalam waktu lama dapat memperpendek umur baterai.
  2. Matikan Seluruh Sistem Elektronik

    • Sebelum meninggalkan mobil, pastikan semua fitur elektronik seperti AC, lampu, layar infotainment, dan head unit sudah dimatikan. Meskipun mobil dalam kondisi off, sistem-sistem ini tetap dapat menyedot daya dari baterai.

      • Mematikan sistem elektronik akan mencegah baterai cepat habis dan memperpanjang waktu standby mobil listrik Anda. Hal ini juga mengurangi risiko kerusakan pada komponen elektronik akibat penggunaan daya yang tidak perlu.
  3. Parkir di Lokasi Teduh dan Aman

    • Pilih lokasi parkir yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung, seperti garasi tertutup atau tempat teduh. Hal ini penting untuk menjaga suhu kendaraan tetap stabil dan menghindari degradasi cat akibat sinar UV.

      • Suhu ekstrem dapat mempercepat kerusakan internal baterai lithium-ion. Paparan sinar matahari langsung juga dapat membuat interior mobil menjadi panas dan merusak komponen plastik.
  4. Gunakan Penutup Mobil Berkualitas (Car Cover)

    • Lindungi kendaraan dengan car cover yang sesuai dengan bentuknya dan terbuat dari bahan yang baik. Penutup ini akan melindungi mobil dari debu, kotoran, binatang kecil, dan rembesan kelembapan.

      • Pilih bahan yang memungkinkan sirkulasi udara untuk mencegah cat rusak atau munculnya jamur pada permukaan kendaraan akibat lembap berlebihan. Pastikan car cover terpasang dengan rapat agar tidak mudah tertiup angin.
  5. Aktifkan Fitur Penyimpanan (Storage Mode) Jika Tersedia

    • Beberapa mobil listrik dilengkapi dengan fitur storage mode atau long-term parking, yang berfungsi otomatis menjaga sistem baterai tetap sehat saat mobil tidak digunakan dalam waktu lama.

      • Pastikan Anda membaca buku manual untuk mengetahui cara mengaktifkan fitur ini jika ada. Fitur ini biasanya akan secara otomatis mengatur pengisian daya baterai dan memantau suhu baterai untuk mencegah kerusakan.
  6. Periksa Tekanan Ban Secara Rutin

    • Ban yang kempis dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan deformasi (flat spot) atau kerusakan pada pelek. Sebelum meninggalkan mobil, periksa tekanan ban dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrik.

      • Jika kendaraan diparkir lebih dari dua minggu, gunakan pengganjal ban (tire chocks) untuk mencegah tekanan tertumpu pada satu titik yang sama. Hal ini akan membantu menjaga bentuk ban tetap optimal.
  7. Cabut Perangkat Eksternal dan Kabel Pengisian

    • Jangan lupa mencabut perangkat tambahan seperti dashcam, charger portabel, atau aksesori lainnya dari sistem kelistrikan mobil. Biarkan port pengisian daya kosong dan kering untuk menghindari lonjakan arus listrik atau gangguan kelistrikan yang dapat merusak komponen kendaraan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat meninggalkan mobil listrik Anda di rumah dengan tenang tanpa khawatir akan performa maupun keamanannya saat akan digunakan kembali. Persiapan kecil seperti ini akan sangat membantu menjaga nilai investasi jangka panjang dari kendaraan listrik Anda.

Baca Juga :  Daihatsu Tampilkan Terios Dress Up dan Rocky Hybrid di GJAW 2025