(Bagian 3)
Alreinamedia.com – Bintan, Pada sebelumnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berkah Sejahtera (BS) di sekitaran Kelurahan Sungai Lekop masih berlanjut perkembangan kasusnya usai memecat beberapa karyawannya.
Hal diatas pun hari ini langsung memancing reaksi dari seorang Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Investigation Corruption Transparant Independen Non Government Organization (ICTI-NGO) Kabupaten Bintan, Lelo Polisa Lubis.
Ketika dijumpai awak media di kawasan Kecamatan Bintan Timur tadi siang tepat pada pukul 14.00 Wib, Dirinya turut mengakui sudah sembilan puluh persen mengetahui duduk persoalannya.
” Saya sempat tanya kepada ketiga eks karyawan yang dipecat kemarin, Katanya mereka hanya menuntut dua saja. Pertama, Minta bukti surat pemecatan, ” Ujar Lelo dalam menjawab konfirmasi secara panjang lebar via komunikasi sambungan telepon genggam seluler.
Masih sambungnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kemudian, Ke-dua yaitu mendesak agar pihak dapur MBG menunjukkan dokumen yang menerangkan bahwa inisial J, G & Y diduga mengambil sisa serpihan yang berdampak pada total kerugian/kekurangan jumlah porsi ayam.
Di tempat terpisah, J senada dengan apa yang disampaikan Lelo. Dijelaskannya, Ia & rekan lainnya pernah mendatangi dapur MBG tersebut untuk meminta penjelasan perihal kenapa mereka sampai dipecat disinyalir secara sepihak. Padahal, Serpihan ayam yang diambil itu adalah sisa diluar porsi MBG yang disalurkan ke murid sekolah, (Bersambung), (Alek Juve).

















