Politik

Venezuela Tolak Intervensi AS, Siap Bela Kedaulatan

×

Venezuela Tolak Intervensi AS, Siap Bela Kedaulatan

Sebarkan artikel ini

Venezuela Tegas Tolak Intervensi AS, Pertahankan Kedaulatan Bangsa

Caracas – Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, melontarkan pernyataan tegas menolak apa yang ia sebut sebagai tindakan intervensi oleh Amerika Serikat terhadap negaranya. Ia menilai bahwa sanksi dan blokade yang telah dijatuhkan oleh AS berdampak serius terhadap kehidupan rakyat Venezuela dan merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia internasional.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan melalui platform media sosial, Delcy Rodríguez menegaskan bahwa pemerintah dan seluruh rakyat Venezuela berdiri teguh dalam satu barisan untuk mempertahankan kedaulatan nasional dari tekanan eksternal yang dinilainya tidak dapat diterima.

“Rakyat Venezuela merasa marah atas apa yang mereka anggap sebagai penculikan ilegal dan tidak sah terhadap presiden dan ibu negara. Seluruh Venezuela pun bergerak,” ujar Delcy Rodríguez dalam pernyataannya, menggambarkan gelombang kemarahan publik yang meluas di seluruh negeri.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah Venezuela siap sepenuhnya untuk membela negara serta seluruh sumber daya alamnya. Sumber daya ini, menurutnya, semestinya dimanfaatkan secara optimal demi kemajuan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Venezuela.

Baca Juga :  KPK Geledah Bupati Sudewo: OTT Jual Beli Jabatan Sekdes

“Kami siap membela Venezuela. Kami siap mempertahankan sumber daya alam kami yang seharusnya digunakan untuk pembangunan nasional,” tegasnya dengan keyakinan yang kuat.

Delcy Rodríguez juga menyoroti meningkatnya kesadaran di kalangan rakyat Venezuela mengenai pentingnya sektor hidrokarbon dan energi nasional. Kesadaran ini menjadi landasan bagi pemerintah untuk mengambil langkah strategis.

Menyikapi situasi yang dinilai sebagai gangguan eksternal ini, Dewan Pertahanan Nasional telah diaktifkan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pertahanan Venezuela dalam menghadapi ancaman dari luar.

Selain itu, ia mengumumkan bahwa keputusan terkait penerapan dekret keadaan darurat akibat gangguan eksternal telah ditetapkan dan saat ini sedang dalam proses menunggu pengesahan dari Mahkamah Konstitusi Venezuela.

“Segala ketentuan dalam dekret keadaan darurat eksternal tersebut mulai dilaksanakan sejak saat ini, demi Venezuela kita,” katanya, menandakan dimulainya implementasi langkah-langkah darurat tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Delcy Rodríguez kembali menegaskan komitmen pemerintah Venezuela untuk tetap membuka peluang hubungan internasional. Namun, ia menekankan bahwa hubungan tersebut hanya akan terjalin dalam kerangka saling menghormati dan harus sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.

Baca Juga :  Aliran Dana CSR BI-OJK: KPK Dalami Jejak Korupsi

“Kami bersedia menjalin hubungan yang dilandasi rasa saling menghormati, dalam kerangka hukum internasional dan hukum Republik Bolivarian Venezuela,” ujarnya, menggarisbawahi prinsip-prinsip yang akan dipegang teguh oleh Venezuela dalam menjalin relasi diplomatik.

Ia secara tegas menilai bahwa tindakan kekerasan dan pelanggaran terhadap hukum internasional tidak dapat dibenarkan dalam situasi apapun. Delcy Rodríguez menegaskan bahwa Venezuela memiliki alasan historis dan moral yang kuat untuk terus membela perdamaian serta masa depan bangsa dan rakyatnya.

Delcy Rodríguez juga secara khusus menyerukan adanya persatuan nasional di dalam negeri dan solidaritas internasional dari negara-negara lain. Ia memberikan peringatan keras bahwa apa yang sedang dialami oleh Venezuela saat ini berpotensi besar untuk menimpa negara-negara lain di dunia.

“Apa yang hari ini dilakukan terhadap Venezuela bisa dilakukan terhadap siapa saja,” katanya, sebagai upaya untuk membangkitkan kesadaran global akan ancaman intervensi asing.

Menutup pernyataannya, Delcy Rodríguez menyampaikan keyakinan yang mendalam bahwa rakyat Venezuela akan mampu menemukan jalan terbaik untuk mempertahankan perdamaian, ketenangan, dan kedaulatan tanah air mereka, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.