Tips untuk Membuat Persalinan Lebih Mudah
Persalinan adalah momen yang sangat dinantikan oleh banyak calon ibu. Namun, bagi sebagian perempuan, persalinan bisa menjadi hal yang menakutkan karena prosesnya yang melelahkan dan penuh dengan rasa sakit. Meski begitu, tidak semua persalinan berakhir dengan pengalaman buruk. Dengan persiapan yang matang, Bunda dapat membuat persalinan menjadi lebih lancar dan nyaman.
Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan selama masa kehamilan untuk mempersiapkan persalinan:
1. Rutin Berolahraga Saat Hamil
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), olahraga saat hamil aman dilakukan jika kondisi kesehatan Bunda baik dan kehamilan berjalan normal. Olahraga tidak hanya membantu menjaga kebugaran, tetapi juga dapat mempercepat waktu persalinan. Menurut Tekoa King, CNM, seorang bidan-perawat bersertifikat, ibu hamil yang tetap aktif cenderung memiliki waktu persalinan yang lebih singkat. Selain itu, kebugaran meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi risiko intervensi medis selama persalinan.
2. Mengikuti Kelas Persalinan
Kelas persalinan dapat diikuti sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Kelas ini memberikan pengetahuan tentang tahapan persalinan dan cara mengurangi kecemasan. Robert Stern, MD, dari Vassar Brothers Hospital, menyatakan bahwa memahami proses persalinan dapat membantu Bunda merasa lebih tenang dan siap menghadapi proses melahirkan. Beberapa jenis kelas yang tersedia antara lain hypnobirthing, aquanatal, prenatal yoga, dan calmbirth.
3. Melakukan Sesuatu untuk Mengalihkan Perhatian
Selama persalinan aktif yang bisa berlangsung 12 hingga 14 jam, Bunda perlu tetap tenang. King menyarankan untuk melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan, mandi air hangat, atau memasak agar tubuh tetap rileks. Aktivitas ini membantu mengurangi rasa sakit dan menjaga energi.
4. Mintalah Dukungan Persalinan
Dukungan suami sangat penting selama persalinan. Namun, Bunda juga bisa mencari bantuan tambahan seperti doula. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan dukungan dari doula cenderung tidak memerlukan operasi caesar atau intervensi medis lainnya. Mereka juga mengalami persalinan yang lebih singkat.
5. Mandi untuk Membuat Tubuh Rileks
Mandi air hangat dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan rasa sakit selama persalinan. Marcie Richardson, MD, dari Artrius Health, menjelaskan bahwa mandi air hangat dapat mengurangi respons rasa sakit pada tubuh. Ini sangat bermanfaat dalam mengurangi ketidaknyamanan selama persalinan.
6. Berendam di Air Hangat
Selain mandi, berendam di bak air hangat juga dapat membantu. Beberapa orang merasa lebih nyaman dalam air karena beban tubuh berkurang, sehingga posisi dapat diubah dengan lebih mudah. ACOG menyarankan berendam di air selama tahap pertama persalinan untuk mempercepat proses persalinan.
7. Konsumsi Camilan dan Tetap Terhidrasi
Mengonsumsi camilan ringan selama persalinan dapat menjaga energi Bunda. Hindari makanan berlemak atau sulit dicerna karena bisa menyebabkan mual. Selain itu, minum air putih secara teratur akan membantu menjaga hidrasi. ACOG merekomendasikan minum air putih dan cairan infus sesuai kebutuhan.
8. Sering Bergerak dan Mengubah Posisi
Bergerak dan mengubah posisi dapat membantu mempercepat persalinan. King menjelaskan bahwa posisi tegak memanfaatkan gravitasi untuk membantu serviks melebar. Sebelum persalinan aktif, Bunda dapat mencoba berdiri, berlutut, atau jongkok untuk mengurangi ketidaknyamanan.
9. Mendapatkan Pijat di Punggung Bawah
Studi menunjukkan bahwa pijatan di punggung bawah selama persalinan dapat mengurangi rasa sakit. Pijatan pada area bahu dan leher juga dapat diberikan di awal persalinan. Tekoa King menjelaskan bahwa tekanan pada punggung dapat membantu mengurangi nyeri.
10. Bila Memungkinkan Bisa Mendapatkan Epidural
Epidural adalah suntikan untuk mengurangi rasa sakit selama persalinan. Philip Samuels, MD, dari Ohio State University College of Medicine, menjelaskan bahwa epidural tidak memperpanjang persalinan atau meningkatkan risiko operasi caesar. Jika tidak memungkinkan, analgesik IV juga bisa digunakan sebagai alternatif.
11. Terus Mengatur Napas
Pernapasan terpola dapat membantu Bunda fokus selama kontraksi. King menyarankan untuk mengambil napas lambat di antara kontraksi untuk menjaga keseimbangan. Strategi relaksasi seperti meditasi, visualisasi, atau mendengarkan musik juga bisa membantu.



Bagi Bunda yang ingin berbagi pengalaman parenting dan mendapatkan hadiah menarik, yuk ikut komunitas Squad. Daftar di sini: [di SINI]. Gratis!

















