KUPANG – Salah satu bentuk program kegiatan dengan pendekatan dan strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak yaitu Kerjasama Pemerintah Daerah Kota Kupang dan Momentum Cluster Timor untuk pendampingan RSUD S.K Lerik. Pendampingan tersebut sudah berjalan dari bulan Desember Tahun 2022 dan berakhir pada 31 Mei Tahun 2023, sedangkan Tim Mentor yang ditunjuk adalah Tim 4 RSUD Prof.Dr. W.Z.Johannes Kupang, sebagai rumah sakit propinsi yang sudah ada dalam SK dari Kementrian Kesehatan.
Berlokasi di ruang Hall 5C, Sylvia Hotel Premire, jln.jend.Soeharto, Kec.Kota Raja, Kota kupang, dilaksanakan kegiatan Diseminasi & Penyerahan Laporan Hasil Hospital Mentoring RSUD S.K. Lerik Dan Pertemuan Reguler Pokja Stunting AKI Dan AKB Kota Kupang, pada pukul 09.00, Selasa 27 Juni 2023.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensi Priestly Funay, Kepala Bappeda Djidja Kadiwanu, Perwakilan Momentum Cluster Timor Yustina Yudha Nita, Tim Mentor RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang, Tim Pogja AKI AKB, dan beberapa OPD Terkait.
Perwakilan Momentum Cluster Timor Yustina Yudha Nita Mengatakan “Mandat kami adalah mendampingi beberapa rumah sakit di NTT agar dapat peningkatan kualitas pelayanan, dan untuk kota kupang kita fokus pada rumah sakit daerah yaitu S.K. Lerik, Kami bersama Tim S.K. Lerik mulai melakukan perbaikan-perbaikan, hingga hari ini adalah hari dimana kita akan melakukan Desiminasi apa, hasilnya bagaimna terjadinya peningkatan, dan apa yang harus dilakukan oleh Kota Kupang sebagai pemilik rumah sakit daerah”.

“Karena program ini adalah program dari kementrian kesehatan, nanti akan ada monitoring dari pusat untuk melihat apakah tetap berjalan seperti yang sudah dilakukan, dan apakah ada kendala lagi” Ujar Nita.
Sebagai penutup sambutannya Nita mengatakan “Kami sangat berbangga, dengan program ini kita dapat melihat ada perbaikan-perbaikan di rumah sakit S.K. Lerik, dan kami harap hal ini tidak stop sampai disini, tapi akan terus berlanjut”.
Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensi Priestly Funay mengatakan “Stunting kota kupang sudah menurun, ibu dokter cukup bekerja keras bersama seluruh komponen, ada rumah sakit, ada puskesmas, dan semua kita terlibat melakukan kaloborasi bergabung dengan semua Stekholder, sehingga masalah stunting kita mulai turun”.
Fahrensi pun menambahkan “saya berharap ini menjadi perhatian kita, ibu kadis, ibu dirut, kita pemerintah, para kabid, kita tidak bisa melepas tanggung jawab, kita terus memantau, membantu, memberikan masukkan-masukkan kepada ibu direktur untuk lebih banyak lagi memiliki pemikiran-pemikiran untuk bagaimana memajukan kita punya rumah sakit karena fasilitasnya sudah cukup lengkap”.
Penulis : marcho

















