Alreinamedia.com-NTT, Sumba Timur, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumba Timur pernah menyalurkan santunan Jaminan Kematian (JK) kepada sejumlah ahli waris, bekerja sama dengan Dinas Nakertrans Sumba Timur dan perwakilan KSPSI Sumba Timur, pada 14 Mei 2025 lalu.
Informasi ini kembali disampaikan kepada media, Senin 1 Desember 2025 sebagai bentuk transparansi dan penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumba Timur, I Gusti Rai Buda Pramana Putra, menjelaskan bahwa terdapat lima ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menerima santunan pada hari tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa sejak Januari hingga Mei 2025, sebanyak 52 peserta meninggal dunia dan seluruhnya telah memperoleh manfaat Jaminan Kematian.
“Lima penerima manfaat hari ini masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta. Selain santunan tersebut, kami juga menyalurkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian tambahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar I Gusti.
Ia menambahkan bahwa meskipun jumlah pegawai di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumba Timur hanya lima orang, pelayanan tetap dapat dijalankan optimal berkat dukungan petugas lapangan (PERISAI) yang membantu proses pendaftaran, khususnya bagi masyarakat pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
I Gusti juga mengimbau masyarakat Sumba Timur, baik pekerja penerima upah maupun mandiri, untuk mendaftarkan diri dalam program BPJS Ketenagakerjaan agar mendapat perlindungan jaminan sosial yang menyeluruh.
Kepala Dinas Nakertrans Sumba Timur, Yanus L. Amah, menambahkan bahwa pemerintah sangat mendorong masyarakat untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, keterbatasan pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat membuat keberadaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi mitra penting dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan.
“Kami melihat manfaat yang sangat besar, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), hingga Jaminan Hari Tua (JHT) dan manfaat kehilangan pekerjaan. Karena itu, kami berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah konsisten memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya,” ujar Yanus.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah NTT, Wawan Burhanuddin, memberikan apresiasi terhadap langkah BPJS Ketenagakerjaan Sumba Timur yang terus aktif memastikan manfaat program sampai kepada para ahli waris.
“BPJS Ketenagakerjaan Sumba Timur adalah bagian dari BPJS Ketenagakerjaan NTT yang mana pencapaian kinerja cabang sumba jg pencapaian bersama seluruh wilayah NTT, Penyerahan santunan hari ini menunjukkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan nyata kepada pekerja dan keluarganya. Kami berharap semakin banyak masyarakat Sumba Timur memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial dan secara mandiri mendaftarkan diri. Ini bukan sekadar program, tetapi jaring pengaman bagi keluarga ketika risiko pekerjaan atau kehidupan terjadi,” ujarnya.
Wawan juga menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan NTT akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi meningkatkan cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja di wilayah NTT.

















