Berita PilihanDaerahKepriNatuna

Akibat MTQ 2024, Pemadaman Listrik di Natuna Meluas

×

Akibat MTQ 2024, Pemadaman Listrik di Natuna Meluas

Sebarkan artikel ini
Kantor PLTD Natuna dan Pembukaan MTQ Tahun 2024 (Foto: Istw)

Alreinamedia.com-Natuna, Di Gelarnya Musabaqah tilawatil quran di Kabupaten Natuna, ternyata berdampak kurang normalnya pasokan daya listrik yang terjadi di Kota Ranai

Berdasarkan data yang dihimpun oleh awak media ini, terlihat bahwa pemadaman listrik yang awalnya terjadwal dari Pukul 17:00 Wib Hingga 22:00 wib ternyata di jadawal yang baru, terdapat penambahan pemadaman yang mana di mulai sejak pukul 10:00 Wib

Rio selaku penanggung jawab PLTD Natuna saat dikonfirmasi, melalui sambungan tlp Jumat (26/4/24) menuturkan terjadinya pemadaman listrik yang meluas sejak siang hari dikarenakan beban puncak listrik yang terlalu tinggi hingga mencapai 7,09 MW yang mana hal tersebut di akibatkan adanya penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Natuna tutur Rio

Baca Juga :  KM.Banawa ( BMN ) Tinggal Kenangan, Pelaku Pembakaran Mesti di Proses Hukum

Selanjutnya rio juga menuturkan bahwasanya saat ini timnya sedang bekerja secara maksimal terhadap gangguan yang terjadi di PLTD Natuna. “Kita masih belum dapat ni pak kapan normal PLTD Natuna tapi yang jelas kini kita masih berupaya. Sebab di saat musim kemarau seperti ini perporma Mesin yang kita miliki menjadi menurun sehingga pasokan listrik juga berkurang Tegas Rio

Terpisah Karpi yang merupakan salah seorang warga Kota Ranai saat dikonfirmasi jumat (26/4/24) kecewa atas kinerja PLTD Natuna, “sacara akal sehat saya rasanya tidak masuk akal jikalau pada siang hari adanya beban puncak dikarenakan adanya penyelenggara MTQ, sebab disiang hari tidak mungkin rumah-rumah dikota Ranai banyak yang menghidupkan lampu. lalau bagaimana 7,09 MW itu terjadi ? Memangnya MTQ itu menggunakan daya listrik yang banyak palingan hanya penambahan soundsitem saja ungkap Karpi”

Baca Juga :  Espanyol 0-2 Barcelona: Blaugrana Teruskan Dominasi

Ditambahkannya lagi karpi juga berharap sebelum adanya gejolak masyarakat yang terjadi akan Ulah PLTD Natuna, kiranya DPRD Natuna sebagai penyambung lidah masyarakat secepatnya melakukan pemanggilan terhadap PLTD Natuna agar mana persoalan yang seperti ini tidak terjadi di Kabupaten Natuna yang merupakan mutiara diujung utara yang berbatasan dengan negara-negara tetangga Pungkas Karpi (Arizki)