Berita

Daftar 67 Kepala Lingkungan di Seluruh Kecamatan Mapanget Manado, Sulawesi Utara

×

Daftar 67 Kepala Lingkungan di Seluruh Kecamatan Mapanget Manado, Sulawesi Utara

Sebarkan artikel ini

Peran Penting Ketua Lingkungan dalam Pelayanan Masyarakat

Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, terus memperkuat pelayanan masyarakat melalui peran para ketua lingkungan (ketling). Pada 30 Juli 2025 lalu, sebanyak 504 ketua lingkungan atau pala telah dilantik oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw di Aula Kantor Wali Kota Manado. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di Kecamatan Mapanget, tercatat ada 67 ketua lingkungan yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan koordinasi pemerintahan. Berikut adalah daftar lengkap 67 ketua lingkungan untuk Kecamatan Mapanget:

Kelurahan Bengkol

  • Lingkungan 1: Ahmad Hippi
  • Lingkungan 2: Despina Pilat
  • Lingkungan 3: Noska Manuahe
  • Lingkungan 4: Nixon Tengkel

Kelurahan Buha

  • Lingkungan 1: Tolfando Koondoko
  • Lingkungan 2: Lorina Patoh
  • Lingkungan 3: Eflientje Pangajow
  • Lingkungan 4: Onesimus Lagurue
  • Lingkungan 5: Jonly Sengkey
  • Lingkungan 6: Andre Ricardo Massie
  • Lingkungan 7: Judhy Patris Corneles
  • Lingkungan 8: Leonard Fransiskus Tuilan

Kelurahan Kairagi Dua

  • Lingkungan 1: Yericho Mebanua
  • Lingkungan 2: Joulah Anthoni
  • Lingkungan 3: Dewi Lythe Presilia Waney
  • Lingkungan 4: Charles Corne
  • Lingkungan 5: Christien Tampomalu
  • Lingkungan 6: Joula Suzana Roeroe
  • Lingkungan 7: Semuel Sem Hontong
  • Lingkungan 8: Augustina Arlenda Tuju
  • Lingkungan 9: Lenny Agustini Moniaga
  • Lingkungan 10: Viktor Stevi Paulus
  • Lingkungan 11: Jolanda Kamuh
Baca Juga :  Jokowi ke Makassar: Demi PSI, Ini Alasannya

Kelurahan Kairagi Satu

  • Lingkungan 1: Maklon Makawimbang
  • Lingkungan 2: Hanny Mandak
  • Lingkungan 3: Ketsia Medellu
  • Lingkungan 4: Alfons Don Silangen
  • Lingkungan 5: Rolentahan Bukanaung
  • Lingkungan 6: Rosye Serang

Kelurahan Kima Atas

  • Lingkungan 1: Roleks Tatoya
  • Lingkungan 2: Frans Pangalila
  • Lingkungan 3: Juliana Manumpil

Kelurahan Lapangan

  • Lingkungan 1: Sanny Agusti Ismail
  • Lingkungan 2: Vera Tatanda
  • Lingkungan 3: Arkhelani N Dolosemba
  • Lingkungan 4: Denny Y Lae
  • Lingkungan 5: Glandy Elisa Kamagi
  • Lingkungan 6: Yuliona Lusiana

Kelurahan Mapanget Barat

  • Lingkungan 1: Jody Jhony Lengkong
  • Lingkungan 2: Jeral R Tangkilisan
  • Lingkungan 3: Alfret Lengkong
  • Lingkungan 4: Eystevince N Tatuhas
  • Lingkungan 5: Hercy Wantania
  • Lingkungan 6: Ventje Manoppo
  • Lingkungan 7: Jery Ramoh
  • Lingkungan 8: Lenny Pantas

Kelurahan Paniki Bawah

  • Lingkungan 1: Debby Maniku
  • Lingkungan 2: Masni Kantohe
  • Lingkungan 3: Diana Adel Dien
  • Lingkungan 4: Liana Veronika Tama
  • Lingkungan 5: Frangky Bobby Sompie
  • Lingkungan 6: Misje Suasana Pelengkahu
  • Lingkungan 7: Marcelino Ireneus Manoppo
  • Lingkungan 8: Bowie Frans Benyamin Bojoh
  • Lingkungan 9: Steven Stenly Nelwan
  • Lingkungan 10: Semuel Kumaunang
Baca Juga :  Endipat Wijaya: Sindiran Donasi Banjir Sumatra Rp10 Miliar

Kelurahan Paniki Dua

  • Lingkungan 1: Margaretha Lado
  • Lingkungan 2: Serly Kusoy
  • Lingkungan 3: Roy Wariki
  • Lingkungan 4: Mery Yolanda Pesiwarissa
  • Lingkungan 5: Christian Tendean
  • Lingkungan 6: Immanuel V M Liotohe

Kelurahan Paniki Satu

  • Lingkungan 1: Herry T Panekenan
  • Lingkungan 2: Amelia A. Y. Mandolang
  • Lingkungan 3: Emil Mozes
  • Lingkungan 4: Olke Sumual
  • Lingkungan 5: Flora Margareta Assa

Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Ketua lingkungan disebut sebagai garda terdepan pelayanan Pemerintah Kota Manado. Mereka bertanggung jawab penuh atas pelayanan pemerintahan di satuan terkecil wilayah, yakni lingkungan. Meskipun mendapat gaji sebesar Rp 5 juta per bulan, tanggung jawab yang diemban sebanding dengan penghasilan mereka.

Mereka harus bekerja penuh waktu, tujuh hari seminggu, dengan jam kerja fleksibel selama 24 jam. Tugas mereka sangat beragam, mulai dari memfasilitasi kerja bakti, mendamaikan pertengkaran warga, mengawal turnamen antar kampung (tarkam), hingga menjadi garda awal saat bencana alam terjadi. Dengan peran yang begitu penting, ketua lingkungan menjadi tulang punggung dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.