Mattias Ekstrom Raih Kemenangan Etape 7 Dakar, Henk Lategan Terpuruk Akibat Masalah Teknis
Dakar 2026 kembali menyajikan drama menegangkan di Etape 7 yang berlangsung antara Riyadh dan Wadi Ad-Dawasir. Mattias Ekstrom dari Ford Racing berhasil mengamankan kemenangan etape, memanfaatkan masalah teknis yang dialami oleh Henk Lategan dari Toyota Gazoo Racing di menit-menit akhir. Kemenangan ini tidak hanya menambah catatan impresif bagi Ford, tetapi juga mengubah peta persaingan di klasemen sementara.
Awalnya, Henk Lategan tampil dominan dan hampir dipastikan meraih kemenangan etape sekaligus mengambil alih puncak klasemen. Pereli asal Afrika Selatan ini memimpin rombongan di pos pemeriksaan terakhir, dengan keunggulan 1 menit 46 detik atas Ekstrom. Namun, nasib berkata lain. Dalam lintasan sepanjang 459 km menuju garis finis, Lategan mengalami kendala yang membuatnya kehilangan seluruh keunggulannya.
Hasil akhir etape ini melihat Mattias Ekstrom keluar sebagai juara, unggul 4 menit 27 detik atas Joao Ferreira dari Toyota. Sementara itu, Henk Lategan harus rela terpuruk di posisi ke-13, tertinggal 8 menit 35 detik dari pembalap Ford. Penurunan performa ini tidak hanya menggagalkan ambisi Lategan menjadi pemenang etape berulang pertama di Dakar 2026, tetapi juga membuatnya kehilangan posisi puncak klasemen sementara.
Drama di Akhir Etape: Kerusakan Damper Menjadi Biang Keladi
Setelah etape usai, Henk Lategan memberikan penjelasan mengenai kendala yang dihadapinya. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan pada bagian damper menjadi penyebab utama hilangnya waktu berharga. “Kami sedang menjalani hari yang sangat baik, lalu ada satu bagian, sebuah gundukan kecil diikuti oleh lubang, dan saat kami melewati lubang itu, dampernya pecah. Poros dampernya patah bersih di tengah,” ujar Lategan.
Kerusakan tersebut membuat mobilnya miring ke satu sisi. Meskipun tim membawa damper cadangan dan berusaha melakukan penggantian, proses perbaikan memakan waktu yang cukup lama. “Itu saja, mobilnya miring ke satu sisi. Kami membawa damper cadangan, jadi kami berhenti, mengeluarkan yang lama, dan memasang yang baru. Tapi ya, saat patah, itu juga menyebabkan banyak kerusakan, jadi ada bagian-bagian yang harus dipotong dan dibuang. Memerlukan waktu cukup lama untuk memperbaikinya,” tambahnya.
Lategan menyatakan bahwa ia tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut, namun mengakui kesulitan yang dihadapinya. “Semoga kami bisa memiliki dua hari lagi yang baik mulai sekarang dan kemudian kami akan kembali bersaing, tapi ini benar-benar sulit,” tuturnya.

Perubahan Papan Peringkat Klasemen Sementara
Penurunan posisi Henk Lategan di akhir etape ini berdampak signifikan pada urutan klasemen sementara. Mitch Guthrie, rekan setim Ekstrom, berhasil finis di posisi ketiga etape ini, di belakang Ekstrom dan Ferreira. Toby Price dari tim Toyota pabrikan harus puas di posisi keempat, hanya terpaut enam detik dari podium etape.
Pasangan Dacia, Lucas Moraes dan Sebastien Loeb, menempati posisi kelima dan keenam, diikuti oleh Seth Quintero dengan Toyota lainnya di posisi ketujuh. Mathieu Serradori dari Century Racing kembali menunjukkan performa impresif dengan finis di posisi kedelapan. Sementara itu, pasangan Ford, Carlos Sainz Sr dan Nani Roma, melengkapi posisi 10 besar.
Sebelumnya, Nani Roma telah dinyatakan sebagai pemenang Etape 5 setelah hukuman penalti waktu yang diberikan kepadanya dibatalkan oleh steward FIA.
Meskipun sempat terancam kehilangan posisi teratas, Nasser Al-Attiyah dari The Dacia Sandriders berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen berkat finis di urutan ke-11 pada etape ini. Namun, selisih keunggulannya kini menipis menjadi 4 menit 47 detik dari Mattias Ekstrom yang menjadi pesaing terdekatnya. Nani Roma, rekan setim Ekstrom, juga naik satu peringkat ke posisi ketiga klasemen sementara berkat penurunan performa Lategan.
Henk Lategan kini menempati posisi keempat, tertinggal 7 menit 21 detik dari Al-Attiyah. Carlos Sainz Sr berada di posisi kelima, diikuti oleh Sebastien Loeb di posisi keenam. Mitch Guthrie, dengan performa kuatnya di etape ini, berhasil memperkecil jarak dengan para pemimpin dan kini berada di peringkat ketujuh. Mathieu Serradori tetap di posisi kedelapan, sementara Lucas Moraes naik ke posisi kesembilan. Eryk Goczal melengkapi 10 besar klasemen sementara. Menariknya, seluruh 10 besar pembalap dipisahkan oleh selisih waktu kurang dari 26 menit, menandakan persaingan yang semakin ketat di sisa etape.


Klasemen Sementara Usai Etape 7 Dakar (Kategori Mobil):
- Nasser Al-Attiyah (#299 – The Dacia Sandriders) – 28 jam 10 menit 15 detik
- Mattias Ekstrom (#226 – Ford Racing) – +4 menit 47 detik
- Nani Roma (#227 – Ford Racing) – +7 menit 15 detik
- Henk Lategan (#202 – Toyota Gazoo Racing W2RC) – +7 menit 21 detik
- Carlos Sainz Sr (#225 – Ford Racing) – +10 menit 26 detik
- Sebastien Loeb (#219 – The Dacia Sandriders) – +15 menit 39 detik
- Mitch Guthrie (#228 – Ford Racing) – +19 menit 20 detik
- Mathieu Serradori (#214 – Tim Pabrik Century Racing) – +21 menit 55 detik
- Lucas Moraes (#223 – The Dacia Sandriders) – +24 menit 39 detik
- Eryk Goczal (#205 – Tim Rally Energylandia) – +25 menit 25 detik

















