Berita

Desa Kuala Dua Terpadat di Sungai Raya Kubu Raya

×

Desa Kuala Dua Terpadat di Sungai Raya Kubu Raya

Sebarkan artikel ini

Analisis Demografis Kecamatan Sungai Raya: Keseimbangan Gender dan Disparitas Sebaran Penduduk

Kecamatan Sungai Raya pada tahun 2024 mencatat total populasi sebanyak 247.726 jiwa. Angka ini menunjukkan komposisi penduduk yang relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan. Penduduk laki-laki tercatat berjumlah 126.041 jiwa, menyumbang sekitar 51,58 persen dari total populasi. Sementara itu, jumlah penduduk perempuan adalah 121.685 jiwa. Meskipun demikian, dominasi kecil masih berada di tangan penduduk laki-laki.

Sebaran Penduduk yang Tidak Merata

Meskipun total penduduk cukup besar, sebaran populasi di Kecamatan Sungai Raya menunjukkan adanya ketidakmerataan yang signifikan. Beberapa desa memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih padat dibandingkan dengan wilayah lainnya. Hal ini mengindikasikan adanya konsentrasi permukiman dan aktivitas di area-area tertentu.

Berikut adalah rincian jumlah penduduk per desa di Kecamatan Sungai Raya:

  • Desa Kuala Dua: Menjadi desa dengan jumlah penduduk terbanyak, mencapai 31.965 jiwa. Angka ini menyumbang sekitar 18,54 persen dari total penduduk kecamatan.
  • Desa Parit Baru: Berada di posisi kedua dengan jumlah penduduk 31.668 jiwa.
  • Desa Arang Limbung: Menduduki peringkat ketiga dengan populasi sebanyak 28.241 jiwa.
  • Desa Sungai Raya Dalam: Dihuni oleh 23.795 jiwa.
  • Desa Kapur: Memiliki 17.887 jiwa.
  • Desa Limbung: Tercatat memiliki 17.574 jiwa.
  • Desa Sungai Raya: Dihuni oleh 14.996 jiwa.
  • Desa Mekar Baru: Memiliki 14.561 jiwa.

Desa dengan Populasi Lebih Kecil

Di sisi lain, terdapat desa-desa yang memiliki jumlah penduduk relatif lebih sedikit. Meskipun demikian, setiap desa memiliki peran dan kontribusinya masing-masing dalam struktur demografis kecamatan.

  • Desa Sungai Ambangah: Tercatat memiliki 6.385 jiwa.
  • Desa Sungai Asam: Dihuni oleh 5.883 jiwa.
  • Desa Madu Sari: Memiliki 5.018 jiwa.
  • Desa Tembang Kacang: Dihuni oleh 4.867 jiwa.
  • Desa Permata Jaya: Memiliki 4.667 jiwa.
  • Desa Sungai Bulan: Dihuni oleh 3.436 jiwa.
  • Desa Sukalanting: Memiliki 2.449 jiwa.
  • Desa Pulau Limbung: Dihuni oleh 2.339 jiwa.
  • Desa Kalibandung: Memiliki 2.024 jiwa.
  • Desa Gunung Tambang: Dihuni oleh sekitar 1.953 jiwa.
Baca Juga :  Mendikbudristek: PTM Terbatas Cegah Memudarnya Capaian Belajar dan Jaga Kesehatan Jiwa Anak 

Dua wilayah yang tercatat memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Desa Muara Baru dengan 1.133 jiwa, dan Desa Pulau Jambu dengan 928 jiwa.

Kepadatan Penduduk: Indikator Kualitas Ruang dan Layanan

Selain jumlah penduduk, tingkat kepadatan penduduk menjadi indikator penting untuk memahami kondisi demografis dan pemanfaatan ruang di suatu wilayah. Kepadatan penduduk mengukur seberapa banyak individu yang menempati satu unit luas lahan.

Berikut adalah beberapa desa dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kecamatan Sungai Raya:

  • Desa Kuala Dua: Menjadi wilayah dengan tingkat kepadatan tertinggi, mencapai 879 jiwa per kilometer persegi. Kepadatan yang sangat tinggi ini mengindikasikan adanya konsentrasi permukiman yang intensif dan kemungkinan besar didukung oleh aktivitas ekonomi serta akses fasilitas umum yang memadai.
  • Desa Limbung: Menyusul dengan kepadatan 387 jiwa per kilometer persegi.
  • Desa Sungai Asam: Berada pada angka 217 jiwa per kilometer persegi.
  • Desa Mekar Sari: Memiliki kepadatan 213 jiwa per kilometer persegi.
  • Desa Madu Sari: Tercatat memiliki kepadatan 126 jiwa per kilometer persegi.
  • Desa Tembang Kacang: Memiliki kepadatan 116 jiwa per kilometer persegi.
Baca Juga :  5 Alasan Mengapa Harus Tonton Tron: Ares di Bioskop, CGI Menakjubkan!

Wilayah-wilayah lain di Kecamatan Sungai Raya memiliki tingkat kepadatan penduduk yang berada di bawah angka-angka tersebut, menunjukkan distribusi penggunaan lahan yang lebih merata atau konsentrasi aktivitas yang lebih rendah.

Implikasi Demografis bagi Pembangunan

Tingginya jumlah dan kepadatan penduduk di beberapa desa, terutama di Kuala Dua dan Parit Baru, memberikan gambaran yang jelas mengenai adanya konsentrasi aktivitas ekonomi, pusat permukiman, serta ketersediaan akses terhadap fasilitas umum yang relatif lebih baik. Hal ini dapat diartikan sebagai daya tarik bagi penduduk untuk menetap dan beraktivitas di wilayah tersebut.

Kondisi demografis ini menghadirkan dua sisi mata uang bagi pemerintah daerah. Di satu sisi, ini merupakan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan barang dan jasa, serta potensi sumber daya manusia yang melimpah. Namun di sisi lain, ini juga menjadi tantangan besar dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah perlu memastikan adanya pemerataan layanan publik yang memadai, seperti pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan infrastruktur dasar, agar tidak terjadi kesenjangan antarwilayah. Selain itu, pengendalian pertumbuhan penduduk dan pengelolaan tata ruang yang bijak menjadi krusial untuk menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan pembangunan di Kecamatan Sungai Raya.